

inNalar.com – Konflik antara Hamas, Palestina dan Israel tidak hanya memengaruhi masyarakat yang tinggal atau berada di kedua negara tersebut saja.
Masyarakat internasional pun juga merasakan dampak dari konflik besar antara Hamas dan Israel ini.
Beberapa maskapai penerbangan internasional di seluruh dunia menghentikan penerbangan menuju Tel Aviv, Israel akibat adanya konflik ini.
Para maskapai penerbangan tersebut menunggu kondisi keselamatan membaik sebelum dapat melanjutkan penerbangan menuju Tel Aviv.
Dilansir inNalar.com dari Aljazeera, beberapa maskapai penerbangan di Asia menghentikan layanan internasional menuju kota-kota di Israel.
Beberapa bandara internasional yang menghentikan layanan menuju Israel ini adalah Hainan Airlines dan Cathay Pacific.
Hainan Airlines merupakan satu-satunya maskapai penerbangan dari China yang menghubungkan antara China dan Israel.
Maskapai ini membatalkan penerbangan menuju Bandara Tel Aviv pada Senin, 9 Oktober 2023, pagi.
Kemudian, Cathay Pacific juga membatalkan rute penerbangan dari Hong Kong menuju Tel Aviv, Israel.
Selain kedua maskapai di atas, juga ada Korean Air yang membatalkan penerbangan dari Bandara Incheon menuju ke Tel Aviv pada hari Senin.
Selanjutnya, pembatalan juga dilakuakn oleh maskapai penerbangan AS United Airlines (UALO), Delta Airlines (DALN), American Airlines (AALO), dan Air France (AIRF.PA).
Pihak perwakilan dari Delta Airlines (DALN) mengatakan jika mereka menghentikan layanan menuju sampai kondisi yang memungkinkan untuk melanjutkan penerbangan.
Penghentian dan pembatalan perjalanan menuju Tel Aviv ini terjadi akibat konflik yang masih panas antara Israel dan Hamas.
Konfil yang dimulai sejak 7 Oktober 2023 ini telah menelan banyak korban.
Serangan oleh Hamas ini dilakukan dengan mengirim setidaknya 2.200 roket menuju daerah-daerah di Israel, termasuk Tel Aviv dan Jerusalem.***
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi