Hal Tak Biasa, Satu Kampung di Sulawesi Selatan Ini Terkena Kutukan Menjadi Batu, Terletak di Lereng Gunung

inNalar.com – Kampung yang terkena kutukan merupakan suatu perkampungan yang sangat kaya raya khususnya pada awal peradaban manusia yang berada di Sulawesi Selatan.

Perkampungan ini ada di Kabupaten Bone pada saat itu munculah Tomanurung yaitu kerajaan yang sangat kaya. 

Bahkan rakyat dari kerajaan yang menempati perkampungan tersebut rakyatnya hidup tentram dan juga makmur karena berkecukupan.

 Baca Juga: Bukan Muaro Jambi! Ini 5 Daerah dengan Biaya Hidup Termahal di Provinsi Jambi, Apakah Kotamu Termasuk?

Kerajaan yang menempati kampung tersebut memiliki nama Kerajaan Mampu, sebagian besar pada zaman dulu di perkampungan yang dihuni Kerajaan Mampu tersebut berprofesi sebagai seorang petani dan juga nelayan.

Bahkan kehidupan para penduduk dan juga raja tidak ada batasan, para penduduk hidup seperti di surga karena kebutuhan dari penduduk sudah tersedia.

Harta yang berlimpah membuat kesombongan dari raja yang menghuni perkampungan tersebut karena memiliki harta yang berlimpah dan juga berkecukupan.

 Baca Juga: 3 Bandara Termegah di Jawa Timur, Salah Satunya Dibangun Seorang Miliarder, Bisa Tebak?

Raja di kampung tersebut memiliki putri semata wayang yang gemar dengan menenun kain, hingga pada suatu hari alat untuk menenun kain dari putri raja tersebut terjatuh ke tanah.

Putri dari raja tersebut meminta pertolongan tetapi tidak ada yang menjawab dengan perkataan dari sang putri dari kerajaan yang kaya raya tersebut.

Hingga putri tersebut berjanji bagi yang menemukan alat tenun yang hilang tersebut bagi laki-laki akan dijadikan sebagai suami.

 Baca Juga: 5 Fakta Unik Universitas Brawijaya Malang, Jadi Salah Satu Kampus Ramah Difabel di Jawa Timur

Bgai perempuan yang menemukan alat tenun tersebut akan dijadikan sebagai saudara dari putri tersebut. 

Tetapi tak disangka yang menemukan alat tenun dan juga benang putri yang hilang tersebut adalah seorang hewan anjing jantan.

Putri dari raja kaya raya tersebut tidak ingin menikah dengan seekor anjing, sungguh tidak disangka bahwa anjing tersebut bisa berbicara. 

Karena Seorang putri yang ingkar membuat anjing tersebut mengutuh semua para penduduk yang berada di perkampungan tersebut menjadi batu mulai dari bagian tubuh telunjuk. 

Sehingga semua penduduk mulai saling tunjung karena terdapat batu di dahi para semua penduduk, hingga keseluruhan perkampungan tersebut berubah menjadi batu karena kutukan dari seorang anjing jantan.

Hingga gemparlah berita mengenai keadaan kerajaan mampu yang berada di Kabupaten Bone Sulawesi Selatan, karena perkampungan tersebut sudah menjadi batu dan menyatu dengan alam dan juga tanah hingga dijuluki goa mampu .***

Rekomendasi