

inNalar.com – Jembatan adalah salah satu infrastruktur yang memiliki peranan penting bagi kehidupan masyarakat Indonesia.
Jembatan biasanya digunakan oleh masyarakat untuk dapat pergi ke daerah lain dengan menggunakan jalur darat.
Fungsi jembatan ini sangat amat terasa terutama bagi mereka yang tinggal di daerah yang memiliki banyak sungai.
Baca Juga: Tahura Sultan Adam Seluas 112,000 Hektar, Jadi Taman Wisata Alam Andalan di Kalimantan Selatan
Salah satu contohnya adalah Provinsi Kalimantan Selatan yang juga dikenal sebagai Provinsi Seribu Sungai.
Kalimantan Selatan memiliki ratusan sungai yang terdiri dari sungai besar maupun sungai kecil tersebar di seluruh wilayahnya.
Salah satu dari dua kota di Kalimantan Selatan memiliki sebuah jembatan yang fungsinya sangat krusial. Jembatan ini tak lain adalah Jembatan Sei Alalak.
Jembatan ini menghubungkan antara Kota Banjarmasin dengan Kabupaten Barito Kuala yang kemudian juga menghubungkan wilayah Kalimantan Tengah.
Baca Juga: Wow, Jembatan Senilai Rp66,5 Miliar di Kalimantan Selatan Ini Pakai Uang Pihak Swasta, Kok Mau ya?
Fungsi penting dari jembatan di Banjarmasin ini adalah sebagai jalur utama akses Kota Banjarmasin dengan daerah lain di Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah.
Selain itu, pembangunan jembatan ini juga dilakukan untuk mengurangi kemacetan yang diakibatkan oleh hancurnya Jalan Lingkar Selatan setelah diterjang banjir.
Jembatan ini dibangun pada tahun 2018 dan selesai pada tahun 2021.
Jembatan ini memiliki panjang sekitar 850 meter dan dapat dilintasi kendaraan dengan tonase maksimal 10 ton.
Selain itu, jembatan di Banjarmasin ini juga dibangun dengan konstruksi anti gempa dan diperkirakan dapat bertahan sampai 100 tahun.
Nama dari jembatan ini adalah Jembatan Sei Alalak yang berada di Banjarmasin, Kalimantan Selatan.
Pembangunan Jembatan Sei Alalak ini menghabiskan dana sampai dengan Rp 278,4 miliar.
Dana tersebut bersumber dari Surat Berharga Syariah Negara (SBSN).
Dalam pembangunannya, kontraktor pembangunan Jembatan Sei Alalak adalah PT Wijaya Karya (Persero) Tbk – PT Pandji.
Pembangunan jembatan ini dilakukan dengan skema pekerjaan tahun jamak (multiyears).
Jembatan Sei Alalak merupakan jembatan cable-styled dengan struktur melengkung pertama yang ada di Indonesia.
Jembatan Sei Alalak diresmikan oleh Presiden Jokowi pada Oktober 2021 dengan didampingi Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono, dan beberapa pejabat lainnya.***