Habiskan Rp 700 M, Pembangunan Bandara Termegah di Kalimantan Tengah Butuh 4,5 Tahun untuk Rampung

inNalar.com – Kalimantan Tengah rupanya memiliki bandara termegah yang baru saja diresmikan pada tahun 2019.

Bandara tersebut merupakan salah satu proyek strategis nasional yang dibangun oleh PT. Angkasa Pura II di Kalimantan Tengah.

Peresmian bandara baru di Kalimantan Tengah ini termasuk dalam pembangunan terminal di mana berdiri di atas lahan seluas 29.124 m2.

Dilansir inNalar.com dari laman setda.kalteng.go.id, bandara termegah di Kalimantan Tengah ini adalah Bandara Tjilik Riwut.

Berlokasi di Palangkaraya, diketahui Bandara Tjilik Riwut dikerjakan dengan kurun waktu mencapai 4,5 tahun.

Baca Juga: Telan Dana Rp 10,8 Triliun, Bandara Ini Akan Jadi Terbesar di Jawa Timur, Apakah Melebihi Juanda?

Untuk biayanya sendiri, diketahui bandar udara di Kalimantan Tengah tersebut mencapai Rp 700 miliar Rupiah.

Adapun anggaran dibagi menjadi pembangunan terminal, taxiway, dan perpanjangan runway.

Sebelumnya, runway bandara di Palangkaraya itu dulunya hanya memiliki panjang 5.000 m2, namun kini menjadi 29.124 m2.

Perluasan tersebut tentunya diharapkan menjadi pembangunan yang dapat membantu pertumbuhan ekonomi di Kalimantan Tengah, tepatnya Palangkaraya.

Bandara Tjilik Riwut juga memiliki daya tampung penumpang mencapai 4,5 juta orang per tahunnya, menjadikan bandar udara tersebut termegah di Kalimantan Tengah.

Baca Juga: Indonesia Wajib Bangga! Bandara I Gusti Ngurah Rai di Bali Menangkan Penghargaan Prestisius Manejemen Energi

Sebelum peresmiannya pada tahun 2019, bandara termegah Kalimantan Tengah yang berlokasi di Palangkaraya tersebut rupanya sudah ada sejak 1 Mei 195.

Kala itu, bandara hanya dapat difungsikan dan didarati Pesawat Terbang TNI-AU yang berjenis Twin Otter.

Penamaan Tjilik Riwut diambil dari nama pahlawan sebagai nama baru dari bandara di Palangkaraya ini.

Penggantian nama tersebut dilakukan atas usulan dari pemerintah Kalimantan Tengah yang memberikan pengabdian nama kepada pahlawan nasional.

Baca Juga: Tak Hanya Bandar Udara Radin Inten II, Ternyata Lampung Punya 3 Bandara Lho! Salah Satunya Milik…

Setelah dioperasikannya terminal baru bandara pada 28 Maret 2019, terminal lama pun dipindahkan ke tempat baru.

Sesuai dengan pembangunan yang membuatnya menjadi termegah, Bandara Tjilik Riwut pun diusulkan menjadi bandar udara internasional.

Diharapkan, bandara ini dapat mendorong pertumbuhan ekonomi di daerah Kalimantan Tengah dan juga daerah sekitarnya.***

 

Rekomendasi