Habiskan Rp 17 Triliun, Jembatan Termahal di Indonesia Ini Akan Satukan 4 Pulau: Namanya Sudah Disiapkan


inNalar.com
– Keberadaan jembatan berfungsi sebagai penghubung dua wilayah atau lebih yang terpisah, sehingga memungkinkan mobilitas masyarakat jadi lebih efisien.

Sejak era Presiden Jokowi, banyak sekali infrastruktur yang digarap oleh pemerintah dengan tujuan bisa memajukan ekonomi setiap daerah.

Salah satunya adalah proyek Jembatan Batam-Bintan (Babin) yang digadang akan menyatukan 4 pulau di Provinsi Kepulauan Riau.

Baca Juga: Niat Cari Tiram di Rawa, Wanita Aceh Ini Temukan Tumpukan Harta Karun Koin Emas Bertuliskan Arab

Menariknya, jembatan Batam-Bintan yang tengah dibangun merupakan jembatan termahal dan terpanjang di Indonesia.

Bagaimana tidak? jembatan ini terbagi menjadi dua segmen yakni Pulau Batam – Pulau Tanjung Sauh sepanjang 2,124 km dan terhubung juga ke Pulau Buau-Pulau Bintan sepanjang 5,561 km.

Menurut data dari kepriprov.go.id, estimasi biaya proyek ini sangat besar, berkisar antara Rp 13,6 Triliun hingga Rp 17 triliun.

Baca Juga: Kota Medan Mau Pisah dari Sumatera Utara dan Membentuk Daerah Baru: Namanya Sudah Disiapkan

Angka tersebut menjadikan Jembatan Batam-Bintan sebagai salah satu proyek infrastruktur termahal yang pernah direncanakan di Indonesia.

Wacana pembangunan jembatan ini telah ada sejak 2005 dan secara resmi masuk dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024.

Prakualifikasi proyek awalnya direncanakan ada kuartal tiga 2023.

Baca Juga: Kota Semarang Berwacana Hengkang dari Jawa Tengah dan Bentuk Provinsi Baru, Namanya Sudah Siap

Selain itu, proses pembebasan lahan di Pulau Tanjung Sauh dan Bintan seluruhnya ditanggung oleh Pemprov Riau.

Sedangkan dua lahan di Batam telah diserahkan oleh Badan Pengusahaan (BP) Batam.

Survei investigasi tanah juga sudah dilakukan oleh Ditjen Bina Marga, hasilnya pun telah selesai dan lolos uji kelayakan proyek.

Groundbreaking jembatan Batam-Bintan ditetapkan pada tahun 2026 setelah mengalami penundaan pada tahun 2024.

Diketahui, jembatan ini dirancang dengan teknologi tinggi, mengadopsi struktur cable-stayed dan elevated bridge di atas laut.

Proyek jembatan Batam-Bintan harapannya bisa meningkatkan konektivitas dan aksesibilitas di Kawasan Batam-Bintan.

Itulah informasi jembatan termahal di Indonesia yang menelan Rp 17 triliun dan akan menghubungkan 4 pulau.