Habiskan Dana Rp500 miliar, Provinsi NTB Perbaiki Jalan Sepanjang 330 KM, Daerahnya Kecipratan Jadi Kaya?

inNalar.com – Jalan provinsi NTB menelan dana Rp 500 miliar sepanjang 330 KM untuk memperbaiki jalan yang rusak.

Provinsi Nusa Tenggara Barat bersama pemerintah pusat dan pemerintah daerah (pemda) memprioritaskan pembangunan jalan di daerah karena merupakan daerah penyangga swasembada beras nasional.

Pembangunan Infrastruktur adalah hal yang menjadi perhatian semua pihak karena merupakan unsur vital dalam pembangunan.

Baca Juga: Korban Tewas di Gaza Capai Lebih 5.700, Israel Diyakini Gunakan Senjata Baru Mematikan dalam Melawan Palestina

Pada saat Pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono  menjadikan pembangunan infrastruktur  sebagai rencana jangka panjang yang harus dipercepat pengerjaannya.

Untuk mendukung pembangunan, pemerintah provinsi NTB  memberikan perhatian khusus yang terkait dengan infrastruktur dalam payung hukum (policy) dan kebijakan anggaran (budgeting policy).

Untuk memperbaiki jalan dengan panjang 330 kilometer jalan provinsi, provinsi NTB telah mengalokasikan dana sebesar Rp 500 miliar.

Baca Juga: Temukan Tambang Emas 1 Miliar Ton di Dompu, Provinsi NTB Bakal Jadi Daerah Terkaya Se-Indonesia?

Dilansir dari laman PUPR, anggaran tersebut diharapkan pada tahun 2013 kemantapan jalan provinsi bisa mencapai 65%.

Informasi ini diperoleh dari website resmi Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

Dengan anggaran yang cukup besar tetap saja jalan provinsi masih terdapat kekurangan dana yang menyebabkan hasilnya kurang maksimal.

Baca Juga: Punya Mobil Alphard Rp835 Juta, Walikota Mataram NTB Miliki Harta Kekayaan Puluhan Miliar, Nominalnya…

Pemda NTB  menyadari  bahwasannya APBD provinsi tidak sanggup menyelesaikan walaupun sudah berikhtiar.

Selain itu, pemerintah provinsi dan DPRD sudah mengupayakan dan mengalokasikan dana yang cukup besar.

Tidak hanya pembangunan masa SBY, jalan provinsi ini juga dianggarkan pada pembangunan tahun 2023.

Banyak jalan provinsi yang masih rusak parah, dari total sepanjang 1.484,43 km , 10 persen diantaranya masih rusak parah.

Sehingga pemerintah terus berupaya memperbaiki kondisi jalan provinsi agar konektivitas terhubung dan jalan menjadi mulus.

Dengan kondisi infrastruktur yang baik dan lancar akan meningkatkan konektivitas antar wilayah di NTB.

Sehingga memberikan dampak pada kegiatan distribusi yang semakin lancar dengan waktu yang efisien.

Tentunya hal tersebut akan memudahkan mobilisasi masyarakat yang diharapkan mampu memberikan kesejahteraan bagi warga.

Tidak hanya itu, jalan yang mulus berpotensi pada masuknya proyek-proyek maupun terbukanya destinasi wisata di NTB yang akan menambah kekayaan daerah setempat.***

 

Rekomendasi