

inNalar.com – Bandung merupakan salah satu adalah salah satu kota di Jawa Barat yang mayoritas penduduknya memeluk agama islam.
Mayoritas penduduknya beragama Islam, tentunya sarana dan prasarana ibadah di Bandung terbilang sangat lengkap.
Salah satunya dengan dibangunnya salah satu masjid yang lokasinya berada di rest area yang ada di kawasan tol Cipularang, Bandung.
Masjid yang berlokasi di rest area tol Cipularang ini dikenal dengan nama Masjid As Safar.
Lokasi dari masjid As Safar ini berada di Rest Area kilometer 888 arah Jakarta tol Cipularang, Bandung, Jawa Barat.
Pembangunan masjid As Safar ini sebenarnya telah direncanakan pada tahun 2012 silam.
Akhirnya masjid ini dapat diresmikan pada tahun 2017 dan menjadi ikon dari rest area Km 88.
Dilansir inNalar.com dari Pemkot Bandung, perancang dari masjid ini adalah Ridwan Kamil.
Desain dari masjid ini sangatlah unik berbentuk permata yang terkesan futuristik.
Desain berbentuk permata ini bertujuan untuk menarik perhatian orang agar berkunjung ke masjid ini.
Menjadi ikon dari rest area, Masjid ini diklaim menjadi masjid terbesar yang ada di rest area se-Indonesia.
Tak heran, Masjid As Safar di Bandung ini dapat menampung hingga 6000 jamaah.
Untuk membangun masjid ini, pemerintah mengucurkan dana hingga Rp 10 miliar.
Habiskan dana Rp 10 miliar, desain dari masjid ini sempat menuai kontroversi.
Pasalnya, banyak tudingan yang menyebutkan bahwa desain masjid ini berkaitan dengan simbol iluminati.
Namun, tudingan tersebut langsung dibantah oleh Ridwan Kamil bahwa desain masjid tersebut tidak ada kaitannya sama sekali dengan simbol iluminati. ***
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi