

inNalar.com – Kediri merupakan salah satu wilayah yang dikenal sebagai kota terkaya di Jawa Timur.
Kediri sendiri terdapat salah satu perusahaan industri rokok terbesar di Indonesia yakni PT. Gudang Garam.
Pada tahun 2020 lalu, PT Gudang Garam dengan PT Surya Dhoho Investama mulai melakukan pembangunan bandara di Kediri.
Ternyata bandara tersebut bernama Bandara Internasional Dhoho Kediri. Berlokasi di Kabupaten Kediri, Jawa Timur.
Bandara Internasional Dhoho Kediri merupakan satu-satunya dan pertama di Indonesia bandara yang dibangun oleh pihak swasta.
Bandara Internasional Dhoho Kediri nantinya akan melayani wilayah barat daya di Jawa Timur seperti Kota Kediri, Kabupaten Keidri, Kota Blitar, Kabupaten Tulungagung, dan lain sebagainya.
Tak hanya melayani penerbangan domestik, Bandara Internasional Dhoho Kediri juga nantinya bisa digunakan untuk keberangkatan Umrah dan Haji.
Bandara ini memiliki luas 370 hektar dengan landasan pacu sepanjang 3.300 meter.
Dengan landasan pacu sepanjang 3.300 meter, Bandara Internasional Dhoho Kediri ini dianggap memenuhi kualifikasi untuk melayani rute Internasional.
Baca Juga: Gunung Kapur Pegat yang Membelah Bojonegoro-Lamongan Simpan Sejarah Pilu di Baliknya
Fattah Jasin selaku Kepala Dinas Perhubungan Jawa Timur mengatakan bahwa Bandara Internasional Dhoho Keidri ini akan menggunakan teknologi terbaru dan lebih smart.
Bandara ini direncanakan untuk tahap I mampu menampung 1,5 juta penumpang per tahun.
Kemudian, tahap II bisa menampung sebanyak 4,5 juta penumpang dan untuk selanjutnya disebut-sebut bisa menampung hingga 15 juta penumpang pertahun.
Angka 15 juta penumpang pertahun tersebut lebih besar dari kapasitas Bandara Internasional Juanda yang ada di Surabaya.
Untuk saat ini, Bandara Internasional Juanda di Surabaya memiliki kapasitas 12 juta penumpang per tahun.
Bandara Internasional Dhoho Kediri ini direncanakan akan rampung dan bisa beroperasi di akhir tahun 2023 ini.***
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi