Habiskan Biaya Rp9 T dan Panjang 24,7 Km, Tol Termahal di Sumatera Barat Ini Tembus Terowongan, Bisa Tebak?

inNalar.com – Proses konstruksi tol termahal di Sumatera Barat yang membentang hingga Pekanbaru akhirnya dilanjutkan awal tahun 2023.

Pasalnya, proses pembangunan tol termahal di Sumatera Barat ini sempat terhambat karena pembebasan lahan di lima nagari.

Tapi akhirnya di awal 2023 lima nagari tersebut menyetujui adanya pembebasan lahan untuk pebangunan tol termahal di Sumatera Barat.

Baca Juga: Habiskan Biaya Rp 37 Triliun, Tol Termahal di Bengkulu Ini Lebih Panjang dari Tol di Surabaya, Benarkah?

Dalam proses pembangunan tol termahal di Sumatera Barat yang menghubungkan Padang-Pekanbaru ini dikabarkan akan dibangun terowongan.

Sebab jalur yang dilalui tol termahal di Sumatera Barat ini akan melewati pegunungan.

Termasuk salah satunya melalui Batang Tubuh dari pegunungan Bukit Barisan di Sumatera Barat.

Baca Juga: Fantastis! 3 Jalan Tol Terpanjang di Sumatera Utara Ini Telan Rp 31,84 Triliun, Kualitasnya Sesuai Budget?

Maka tak heran jika terowongan itu nantinya jadi tol terowongan termahal di Sumatera Barat karena sulitnya kondisi alam.

Dikutip dari Youtube Mulifa Channel, terowongan tol termahal itu menghubungkan Padang-Pekanbaru untuk ruas Pangkalan-Bangkinang.

Kontraktor untuk menggarap terowongan tol termahal itu didatangkan langsung dari Jepang, yakni JICA.

Baca Juga: Paling Kreatif se-Jawa Timur? Sidoarjo Basmi Warga Kecanduan Gadget Pakai Cara Unik Ini

Ditaksir pembangunan terowongan tol termahal di Sumatera Barat itu menelan biaya sebesar Rp 9 triliun.

Namun apabila ditotal, pembangunan tol Padang-Pekanbaru sepanjang 254,8 kilometer tersebut menelan anggaran sebesaar Rp 80,81 triliun.

Hingga saat ini, pemerintah sudah menggelontorkan Rp 45,99 triliun untuk pembangunan konstruksinya saja.

Pembangunan terowongan tol Padang-Pekanbaru akan menggunakan dua metode, yakni New Austrian Turneling Method atau NATM dan metode Tunailling Boring Machine atau TBM.

Metode NATM diklaim lebih canggih karena menggunakan teknik modern untuk penguatan dinding dengan batuan yang ada.

Prinsip yang dilakukan metode NATM sendiri yakni menghitung massa batuan di bawah beban dan memantau konstruksi bawah tanahnya.

Panjang terowongan tol termahal itu diklaim akan mencapai 24,7 kilometer sendiri.

Apabila sudah jadi nanti, terowongan itu akan menambah daftar terowongan terpanjang di Indonesia.***

Rekomendasi
REKOMENDASI UNTUK ANDA [Tutup]