

inNalar.com – Setelah Banjarbaru dijadikan ibu kota provinsi Kalimantan Selatan, maka perlu adanya sebuah masjid raya.
Masjid raya yang ada di Banjarbaru Kalimantan Selatan ini bakal menjadi tempat ibadah termegah yang pernah ada.
Bahkan pemandangannya langsung melihat ke danau yang menakjubkan bagi seluruh jamaah.
Siapapun akan terkesima ketika masjid raya di Banjarbaru Kalimantan Selatan ini sudah jadi.
Masjid Syekh Muhammad Arsyad Al Banjari dibangun dengan sistem multiyears dalam dua tahun, yakni 2023 dan 2024.
Luas lahannya sekitar 11,5 hektare dan anggaran awal yang digunakan sebesar Rp 240 miliar.
Namun pada akhirnya disederhakan lagi menjadi cukup Rp 117 miliar.
Masjid ini mampu menampung sekitar lima ribu jamaah.
Desain masjid ini merangkum kearifan lokal Banua di atas lahan seluas lebih dari empat ribu meter persegi.
Sebelumnya, Gubernur Kalimantan Selatan H Sahbirin Noor resmi meletakkan batu pertama pembangunan Masjid Raya Syekh Muhammad Arsyad Al Banjari pada 7 Desember 2022.
Masjid ini selain menjadi tempat ibadah yang nyaman juga dapat digunakan untuk kegiatan dakwah, pendidikan, sosial ekonomi dan pemberdayaan masyarakat.
Pembangunan Masjid Raya Syech Muhammad Arsyad Al-Banjari di kawasan perkantoran Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) di Banjarbaru.
Pengerjaan pembangunan masjid di lahan seluas 11 hektare tersebut akan segera dimulai.
Tidak ada perubahan pada desain badan masjid, termasuk atapnya.
Diharapkan pembangunan Masjid Syekh Muhammad Arsyad Al Banjari bisa berjalan tepat waktu.
Masjid Raya Syech Muhammad Arsyad Al-Banjari merupakan masjid milik Pemprov Kalsel dan anggaran operasionalnya berada di bawah Dinas Sosial.
Dipilihnya nama Syech Muhammad Arsyad Al-Banjari sebagai nama masjid merupakan bentuk apresiasi dan penghormatan terhadap sosok ulama Martapura.***