Habib Bahar Ditembak Oknum Tak Dikenal, Ustadz Adi Hidayat Memperingatkan: Daging Ulama Itu Beracun!


inNalar.com –
Penembakan Habib Bahar bin Smith menjadi duka bagi warga Indonesia terutama umat Islam. Hal ini lantaran penembak yang belum diketahui identitasnya melakukan tindak kejahatan kepada salah satu ulama.

Padahal menurut hadist menyebutkan bahwa ulama merupakan pewaris para nabi. Ulama sebagai pewaris perjuangan para nabi memiliki kedudukan dan keutamaan tinggi di sisi Allah dan manusia. Mereka adalah orang-orang yang berilmu, beramal, dan memberi petunjuk kepada umat sesuai dengan Alquran dan Sunnah.

Imam Syafi’i rahimahullah juga menjelaskan bahwa bila para ulama bukan merupakan wali Allah SWT, maka tidak ada wali Allah di SWT muka bumi ini.

Baca Juga: Heboh! Habib Bahar Bin Smith Ditembak Orang Tidak Dikenal, Terdapat Voice Note Wanita Jelaskan Kronologinya

Berkenaan dengan kekejian itu, ustadz Adi Hidayat mewanti-wanti umat Islam agar menjaga adab dan tata krama kepada ulama` serta tidak mencelanya.

Beliau dalam salah satu kajian menjelaskan salah satu kutipan tentang bahaya menggunjing ulama`.

“Makanya, jangan main-main dengan orang seperti ini (Ulama’).” Ucap ustadz Adi Hidayat dengan tegas.

Baca Juga: Dorr! Pemuda di Gunungkidul Tewas Buntut Tembakan Senjata Laras Panjang Oknum Polisi

“Makanya sering ada kalimat ‘daging ulama` beracun’.” Tambah beliau serius.

“Hati-hati itu sekarang saya ingatkan ya kalimat ini karena sering ada yang bermain-main dengan ulama’” Ungkap beliau sembari memberikan penekanan.

Imam Ahmad bin Hambal juga mengatakan barangsiapa yang menghirup daging tersebut, maka dia akan tertimpa penyakit. Kemudian barangsiapa yang memaka daging yang beracun tersebut maka dia akan mati.

Baca Juga: 2 Gol dan 1 Assist Gundogan Berkat Kecerdasan Melihat Ruang, Man City Butuh 1 Kemenangan Menuju Kampiun!

Perumpamaan daging ini diambil dari surah Al-Hujurat ayat 12 yang menjelaskan bahwa menggunjing saudara seiman merupakan perbuatan keji yang tidak pantas untuk dilakukan. Sama menjijikkannya dengan seseorang yang memakan daging saudaranya sendiri.

Sedangkan, istilah daging ulama beracun merupakan sebuah perumpamaan yang menunjukkan bahaya dan akibat buruk dari bukan hanya menggunjing ulama` saja, akan tetapi semua perbuatan tercela yang ditujukan untuk mereka seperti memfitnah, menghina, atau menyakiti hati.

Bahkan disebutkan dalam sebuah hadits qudsi yang diriwayatkan dari Abu Hiraira bahwa Rasulullah SAW. bersabda:

Baca Juga: Habib Bahar Ditembak OTK Pakai Senjata Kedap Suara? Sosok Ini Bocorkan Detik-Detik Mengerikan

“Sesungguhnya Allah berfirman, ‘Barangsiapa memusuhi wali-Ku, maka Aku umumkan perang kepadanya…’”(HR. Bukhari)

Jika dengan menggunjing ulama saja diperumpamakan memakan daging beracun yang mematikan, menciderai bahkan membunuh mereka termasuk dalam kasus ini Habib Bahar, disebut sebagai perbuatan yang lebih keji dari itu.

Maka jika pelaku tidak bertaubat, ia akan mendapatkan azab yang pedih di dunia dan di akhirat.***(Dadang Irsyamuddin)

 

Rekomendasi
REKOMENDASI UNTUK ANDA [Tutup]