Gus Baha Ungkap Satu Golongan Paling Beruntung di Akhirat, Bahkan Neraka Jadi Tunduk, Inilah Ciri-cirinya

inNalar.com – Dalam sebuah kajiannya KH Bahauddin Nursalim atau Gus Baha sebutkan satu golongan yang beruntung di akhirat.

Bahkan, menurut Gus Baha neraka saja tidak akan berani membakar. Siapakah golongan tersebut?

Simak penjelasan Gus Baha sebagaimana dikutip inNalar.com dari Youtube SANTRI GAYENG yang diunggah 20 Juni 2022.

Baca Juga: Alchemy of Souls 2 Episode 3 Sub Indo Tayang Hari Apa? Cek Jadwal, Sinopsis dan Link Nonton Bukan LK21

Sebelumnya, Gus Baha menjelaskan bahwa setiap perbuatan manusia baik yang bagus maupun jelek kelak akan diminta pertanggungjawaban.

Barangsiapa yang mengerjakan kebaikan akan dibalas kebaikan, begitu juga dengan sebaliknya.

Untuk itu, Allah SWT akan menyiapkan neraka bagi orang yang sering bermaksiat sebagai balasannya.

Baca Juga: dr Zaidul Akbar Bocorkan 3 Tips Mudah agar Kulit Wajah Cantik dan Glowing, Cukup Rutinkan Pola Hidup Begini

Agar hal itu tidak menimpa kita, semua kewajiban yang Allah tetapkan harus dilakukan termasuk perintah sholat.

Menurut ulama muda asal Rembang tersebut, sholat memiliki keutamaan yang sangat dahsyat, yaitu salah satunya terdapat di dalam sujud.

Bahkan, neraka pun tidak akan berani membakar bekas sujud seseorang. Hal ini sudah disebutkan Nabi SAW kata Gus Baha.

Baca Juga: Tips Diet Sehat ala dr Zaidul Akbar dengan Menjaga Pola Makan Hidup Sehat, Kaum Wanita Wajib Tahu Nih!

Terdapat satu golongan yaitu orang-orang yang ahli sujud atau melaksanakan sholat lima waktu semasa di dunia, dan Merekalah golongan yang beruntung di akhirat.

Golongan tersebut akan disegani oleh neraka sehingga tidak berani membakarnya, sebagaimana ungkap Gus Baha.

Baca Juga: 7 Tips Menjaga Kesehatan Pencernaan dari dr Zaidul Akbar, Salah Satunya dengan Mengonsumsi Resistant Starch

“Kecuali orang-orang yang sujud,” kata Gus Baha.

“Nabi bersabda: dan neraka tidak berani membakar bekas-bekas sujud,” tegasnya.

Maka dari itu marilah kita tingkatkan kualitas sholat lima waktu, kalau bisa juga diselingi dengan ibadah sunnah lainnya.

Dengan melakukan hal tersebut, kita akan dimasukan dalam ciri-ciri golongan yang telah disebutkan Nabi SAW.***

Rekomendasi