

inNalar.com – Simak penjelasan Gus Baha terbaru 2022 mengenai siapa sangka tidur di waktu ini bisa menambah pahala dan mengampuni dosa.
Gus Baha menjelaskan tentang adanya waktu tidur yang membuat seseorang berpahala setara dengan sholat tahajud.
Selain itu Gus Baha juga mengatakan tidur di waktu ini secara tidak langsung juga bisa mengampuni dosa bagi orang yang melakukannya.
Tentunya pembahasan Gus Baha terkait tema ini akan menarik karena banyak yang tidak menyangka dengan waktu tidur yang dimaksud.
Waktu tidur yang dimaksud Gus Baha mungkin secara tidak pernah kita lakukan namun belum tahu ganjaran dibalik melakukannya.
Mengenai penjelasan lengkapnya dikutip inNalar.com dari Portal Sulut “Beruntung Jika Tertidur di Waktu Ini, Pahala Setara TahajudDan Dosa Diampuni Kata Gus Baha”.
Tidur adalah keadaan istirahat alami yang dialami setiap manusia.
Dengan tidur, seseorang akan mengalami proses pengisian energi tubuh setelah beraktivitas.
Dengan tidur yang cukup juga sangat mempengaruhi kesehatan setiap manusia.
Pada umumnya, manusia akan tidur di malam hari, namun di siang hari juga sering luangkan waktu untuk tidur.
Keinginan tidur biasanya dipengaruhi secara alami oleh manusia.
Baca Juga: Terkonfirmasi! Yeremia Rambitan Alami Cedera ACL Usai Berlaga di Perempat Final Indonesia Open 2022
Ada yang ketiduran akibat kelelahan dan ada juga yang tertidur karena alasan lain.
Tapi ternyata ketika tertidur di waktu ini, maka orang yang mengalaminya sangat beruntung.
Menurut Gus Baha, ada waktu yang sangat baik ketika seseorang tertidur.
Sebab, pahala setara tahajud dan bahkan dosa diampuni oleh Allah hingga memperoleh ridho Allah.
Tertidur di waktu ini kata Gus Baha, termasuk tanda-tanda ridho dari Allah.
Waktu yang dimaksud Gus Baha adalah ketika tertidur dengan niat menghindari maksiat.
Menurut Gus Baha, waktu tidur yang Allah ridhoi yakni pada malam hari dan terbangun di waktu subuh.
Jika tertidur di waktu ini kata Gus Baha, cukup diniatkan menghindari perbuatan maksiat meski tidak dapat melaksanakan tahajud.
Misalnya, memilih tidur setelah Isya tapi sudah berniat untuk meninggalkan maksiat kata Gus Baha.
“Pokoknya kalau tertidur habis isya terus bangun subuh, niat tidurmu meninggalkan maksiat,” ujarnya.
“Bisa saja orang yang tertidur itu berniat meninggalkan maksiat,” sambung Gus Baha.
Itulah orang yang beruntung jika tertidur di waktu ini, pahala setara tahajud dan dosa diampuni kata Gus Baha.*** (Fahri Rezandi Ibrahim/Portal Sulut)
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi