Gus Baha Terbaru 2022: Jatah Rezeki Setiap Orang Ternyata Mempengaruhi Cepat Lambatnya Kematian

inNalar.com – Simak penjelasan Gus Baha terbaru 2022 tentang jatah rezeki setiap orang ternyata mempengaruhi waktu kematian.

Menurut Gus Baha waktu kematian yang dimaksud terkait cepat atau lambatnya seseorang menemui ajalnya.

Berdasarkan penuturan Gus Baha setiap manusia diberikan jatah rezeki masing – masing dan bisa menjadi tanda waktu kematian.

Dalam penjelasan Gus Baha terbaru 2022 ini juga dijabarkan terkait jatah rezeki yang dimaksudkan pada setiap orang.

Baca Juga: Inilah Prediksi Borneo FC vs Arema FC di Leg 2 Final Piala Presiden 2022, Mulai dari H2H Hingga Susunan Pemain

Status sosial ternyata bisa dijadikan indikator untuk menentukan jatah rezeki tersebut.

Sebagaimana dikutip inNalar.com dari Portal Jember “Orang Kaya Cepat Mati Orang Miskin Tidak, Kok Bisa? Gus Baha Jelaskan tentangJatah Rezeki dan Kematian”.

“Yang jelas kamu tidak akan mati kalau rezekimu belum habis. Makanya banyak orang miskin yang lama matinya, karena mengambil rezekinya sedikit-sedikit,” kata Gus Baha.

Namun kata Gus Baha, hal itu akan berlaku sebaliknya bagi orang kaya

“Tapi kalau kaya akan cepat mati karena langsung diambil banyak,” lanjutnya.

Beliau juga melanjutkan bahwa ada juga orang kaya yang meninggalnya agak lama.

“Jika ada orang kaya tidak cepat mati, itu saking banyaknya harta dia. Sudah diambil banyak-banyak masih saja tersisa,” ungkap Gus Baha.

Baca Juga: Borneo FC vs Arema FC Malam Ini: Inilah Jumlah Hadiah Juara Pertama Piala Presiden 2022, Berapa Miliar?

Sebaliknya, ada juga orang miskin yang meninggalnya cepat.

“Orang miskin kok mati, itu karena jatahnya yang sedikit sudah habis diambil,” sambungnya.

Gus Baha pun memberikan himbauan yang cukup menarik agar mendapatkan umur panjang.

“Makanya kalau kamu ingin hidup lama, sehari makan satu suapan, hidupmu pasti akan lama,” jelas Gus Baha.

Gus Baha juga menjelaskan rezeki masing-masing orang dengan sebuah perumpamaan .

“Sebab misalkan jatahmu 2 kuintal, kamu ambil satu suapan itu awet. Kalau sudah jatahnya 2 kuintal tapi nambah-nambah, itu akan cepat habis,” tuturnya.

Baca Juga: Gelombang 37 Kartu Prakerja Dibuka, Simak Syarat dan Cara Daftarnya di sini!

Gus Baha kembali menegaskan orang meninggal berarti sudah tidak memiliki jatah rezeki dari Allah SWT.

“Sebab orang akan mati setelah jatah rezekinya sudah habis,” pungkasnya.*** (Nila Zulva Rosyida/Portal Jember)

Rekomendasi