Gugur Berjamaah, Bulutangkis Indonesia Makin Miskin Gelar di BWF World Tour Finals

InNalar.com – Bulutangkis Indonesia makin miskin gelar setelah wakilnya gugur jamaah di BWF World Tour Finals 2023.

Indonesia sebagai negara adidaya bulutangkis nyatanya tak mampu menunjukkan taringnya di ajang BWF World Tour Finals 2023.

Sebagaimana diketahui skuat Garuda mengirimkan enam wakilnya di ajang bergengsi ini.

Baca Juga: Getol Kuras Dana Rp312,5 Miliar Buat Proyek Eksplorasi Emas di Gorontalo, Ternyata Emiten Raksasa Ini Catatkan Kerugian Rp33,8 Miliar

Keenam wakil tersebut adalah Anthony Sinisuka Ginting, Jonatan Christie, Gregoria Mariska.

Lalu ada tiga pemain ganda yakni Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto, Bagas Maulana/Muhammad Shohibul Fikri dan Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti.

Namun sayangnya, tidak ada satu pun yang berhasil melaju ke babak pamungkas di turnamen penutup akhir tahun ini.

Baca Juga: Kapasitasnya Capai 1000 MT, 2 Tangki Spherical LPG di Ambon Maluku Ini Sedot Dana Fantastis dari Internal Pertamina, Berapa Anggarannya?

Anthony Ginting, Gregoria Mariska, Bagas/Fikri dan Apriyani/Fadia tersingkir di fase grup BWF World Tour Finals 2023.

Lalu baru-baru ini Jonatan Christie dan Fajar/Rian menyusul gugur di babak semifinal.

Jonatan kalah lewat dua gim dari Shi Yuqi dengan skor 16-21 dan 15-21 pada Sabtu, 16 Desember 2023.

Baca Juga: Sampai Hutang ke Luar Negeri USD225 Juta! Bandara di Sumatera Utara Ini Diklaim Jadi yang Terbesar, Luasnya…

Begitu juga dengan Fajar/Rian yang kalah dari tuan rumah yakni Liang Wei Keng/Wang Chang dengan skor 20-22, 221-12 dan 16-21.

Hasil ini pun membuat tidak ada satu pun pemain bulutangkis Tanah Air yang tampil di babak akhir.

Tak hanya itu, hal tersebut mengukuhkan Indonesia makin miskin gelar di BWF World Tour Finals.

Baca Juga: Sumbang Pendapatan Rp1,9 Miliar ke Negara, Danau Kelimutu di NTT Suguhkan Pesona Keindahan Tiga Warna

Bagaimana tidak, sejak digelar pada 2018, hanya ada satu pemain yang pernah menjadi juara.

Pasangan tersebut yakni pasangan Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan yang menjadi kampiun pada edisi 2019 silam.

Selain itu, Indonesia lebih sering tanpa gelar dan berarti sudah empat tahun tidak mencicipi trofi juara.

Baca Juga: Umbar Janji Manis Kampanye! TKN Prabowo-Gibran Sebut Bakal Bangun Sekolah Unggulan di NTT Jika Menangkan Pemilu 2024

Pencapaian terbaik ialah Anthony Sinisuka Ginting dan Ahsan/Hendra menjadi runner-up pada edisi tahun lalu.

Keduanya gagal menuntaskan perjalanan mereka, dengan Anthony Ginting kalah dari Viktor Axelsen dengan skor 13-21 dan 14-21.

Sementara Ahsan/Hendra gagal usai kalah dari Liu Yuchen/Ou Xuanyi dengan skor 17-21, 21-19 dan 12-21.

Baca Juga: Telan Rp5,8 Triliun, Bandara Terbesar di Sumatera Utara Ini Dibangun karena Terjadinya Kecelakaan Pesawat, Luasnya…

Kini, Indonesia kembali gagal meraih gelar juara setelah pencapaian terbaiknya hanya mampu mencapai babak semifinal di BWF World Tour Finals 2023. ***

 

Rekomendasi