Gerus Dana Rp795 Miliar, Bendungan Seluas 232 Hektar di Jawa Tengah Ini Ternyata Sempat Mangkrak, Kok Bisa?

inNalar.com – Pemerintah semakin gencar dalam melakukan pembangunan untuk kebutuhan pengairan di daerah Jawa Tengah.

Salah satu infrastruktur yang dibangun untuk kebutuhan pengairan di Jawa Tengah ini tentunya adalah sebuah bendungan.

Bendungan di Jawa Tengah ini bisa dibilang tergolong bendungan baru karena baru diresmikan 2 tahun yang lalu.

Baca Juga: Alokasi Dana Capai Rp200 Miliar, Sulawesi Selatan Segera Rampungkan Ruas Jalan Takkalasi-Bainange-Lawo

Di resmikan pada tahun 2021 lalu, bendungan di Jawa Tengah terletak di Kabupaten Wonogiri.

Tepatnya berlokasi di Desa Pidekso, Kecamatan Giriwoyo, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah.

Dari pusat Kabupaten Wonogiri menuju ke bendungan ini adalah sekitar 52 Km atau memakan waktu kurang lebih 1,5 jam.

Baca Juga: Ditarget Selesai Tahun 2023, Ruas Jalan di Sulawesi Selatan Ini Pangkas Jarak Barru ke Soppeng hingga 32 KM

Seperti nama desanya, bendungan di Jawa Tengah ini dikenal dengan nama Bendungan Pidekso.

Memiliki kapasitas sebesar 25 juta meter3, Bendungan Pidekso memiliki luas genangan sekitar 232 hektar.

Dengan kapasitas yang dimiliki oleh Bendungan Pidekso, maka diharapkan dapat mengaliri lahan persawahan di sekitar Kabupaten Wonogiri seluas 1.500 hektar.

Baca Juga: Luasnya 295 Hektar, Desa Favorit di Sumatera Utara Ini Menangkan ADWI 2023: Kearifan Lokalnya Masih Terjaga

Pembangunan Bendungan seluas 232 hektar di Wonogiri ini merupakan salah satu Proyek Strategis Nasional di Bidang Sumber Daya Air.

Dengan adanya bendungan ini dihaarapkan dapat mewujudkan ketahanan air dan pangan nasional.

Untuk melakukan pembangunan Bendungan Pidekso, pemerintah menggelontorkan dana yang cukup fantastis yakni sekitar Rp795 miliar.

Meskipun telah diresmikan tahun 2021 lalu, ternyata dalam pembangunan bendungan ini juga terdapat suatu permasalahan.

Permasalahan tersebut tentunya menghambat pembangunan bendungan ini yang pada akhirnya sempat mangkrak selama beberapa tahun.

Sejak ditandatangani proyeknya pada tahun 2014 silam, pembangunan fisik bendungan ini tidak langsung dilakukan.

Hal tersebut terkait dengan masalah pembebasan lahan yang prosesnya tergolong lama.

Akhirnya pembangunan fisik bendungan Pidekso ini baru dilakukan pada tahun 2018 lalu.***

 

Rekomendasi
REKOMENDASI UNTUK ANDA [Tutup]