Gerus Dana Rp278 M, Jembatan Termegah di Kalimantan Selatan Ini Sempat Gelap Gulita dalam Seminggu, Kok Bisa?

inNalar.com – Jembatan adalah salah satu infrastuktur yang sangat penting untuk menunjang konektivitas antar daerah dan salah satunya di Kalimantan Selatan.

Di Provinsi Kalimantan Selatan sendiri sebenarnya terdapat beberapa jembatan yang keberadaannya sangat penting.

Salah satunya jembatan yang berada di Kota Banjarmasin dan menjadi jembatan termegah di Kalimantan Selatan.

Baca Juga: Pilih Masuk Surga Dipaksa atau Neraka karena Sukarela? Ini Jawaban Inspiratif Ustadz Abdullah Zaen

Jembatan di Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan ini dikenal dengan nama Jembatan Sei Alalak.

Jembatan Sei Alalak ini membentang sepanjang 850 meter dengan lebar 20 meter.

Memiliki peranan sangat penting, Jembatan Sei Alalak merupakan jalur utama akses kota Banjarmasin ke berbagai wilayah di Kalimantan Selatan.

Baca Juga: Gaet Investor Asing, Mega Proyek PLTA Senilai Rp270 Triliun di Kalimantan Utara Ini Bakal Selesai Tahun…

Jembatan ini juga berfungsi untuk mengatasi kemacetan di wilayah sekitar setelah jalan lingkar selatan.

Dengan adanya jembatan Sei Alalak, diharapkan dapat memperkuar konektivitas antar wilayah di provinsi Kalimantan Selatan.

Selain itu, jembatan ini juga menjadi solusi agar mengefisienkan biaya logistik serta memperlancar arus kendaraan antar daerah.

Baca Juga: Sudah Berdiri Sejak 1979, Pabrik Nanas di Lampung yang Terbesar Ketiga di Dunia Ini Dulunya Jualan Tepung?

Pembangunan jembatan Sei Alalak ini memakan waktu hinga 3 tahun lamanya.

Dimulai pada tahun 2018, pembangunan jembatan Sei Alalak ini rampung dan diresmikan pada tahun 2021.

Pada saat itu, pembangunan jembatan termegah di Kalimantan Selatan ini dipercayakan kepada kontraktor PT Wijaya Karya-Pandji.

Dibangun dengan teknologi terbaru, Jembatan ini merupakan jembatan lengkung pertama di Indonesia.

Selain itu, Jembatan ini diklaim tahan dari gempa, bahkan bisa bertahan selama 100 tahun ke depan.

Tentunya, untuk membangun proyek sebesar ini pemerintah menggelontorkan dana yang fantastis.

Pembangunan jembatan lengkung pertama di Indonesia ini menghabiskan dana Rp 278 Miliar.

Namun, setelah diresmikan di Jembatan Sei Alalak ini sempat terjadi sebuah insiden.

Pada awal tahun 2022, diduga kabel penerangan jembatan Sei Alalak ini dicuri dan hilang.

Hal tersebut membuat jembatan ini gelap gulita selama satu minggu. Kemudian, pihak dari BPJN akhirnya memasang CCTV di sekitaran jembatan agar hal serupa tidak terjadi lagi.***

Sumber: berbagai sumber

https://www.presidenri.go.id/siaran-pers/resmikan-jembatan-sei-alalak-presiden-manfaatkan-dengan-baik/

https://www.presidenri.go.id/siaran-pers/resmikan-jembatan-sei-alalak-presiden-manfaatkan-dengan-baik/

https://innalar.com/regional/36710109406/habiskan-rp2784-m-jembatan-sepanjang-850-m-di-banjarmasin-ini-tahan-gempa-dan-bisa-tahan-hingga-100-tahun?page=2

https://id.wikipedia.org/wiki/Jembatan_Sei_Alalak#:~:text=Jembatan%20ini%20dibangun%20oleh%20kontraktor,selesai%20pada%204%20September%202021.

Request Tag: Jembatan, Jembatan Sei Alalak, Kalimantan Selatan, Banjarmasin.

 

 

 

 

Rekomendasi