Genggam Kontrak Rp2,87 Triliun, PT Sumber Global Energy (SGER) Andalkan Tambang Batu Bara di Kalimantan Timur Guna Pasok PLTU Song Hau 1 di Vietnam

inNalar.com – Perusahaan yang menggerakkan bisnis penguatnya di bidang batu bara ini bernama PT Sumber Global Energy (SGER).

Andalkan tambang batu bara di Kalimantan Timur dan Selatan, emiten ini dipercaya menjadi pemasok bahan bakar PLTU Song Hau 1 di Hau Giang, Vietnam.

Aktivitas pasokan tersebut dipertajam dengan adanya kontrak antara emiten ini dengan Vietnam Oil and Gas Group.

Baca Juga: Drama Korea Squid Game Season 2 Resmi Sedang Dalam Pengerjaan, Berikut Pemain dan Jadwal Tayangnya

Jadi sesuai kesepakatan kedua belah pihak, perusahaan batu bara ini bakal memasok 2,5 juta ton batu bara selama periode 2023 – 2024.

Nilai kontrak yang berhasil digenggam perusahaan pun sebesar US$187,64 atau setara Rp2,87 triliun, melansir dari situs resmi perusahaannya.

Adapun jenis batu bara yang disuplai ke PLTU Vietnam tersebut adalah komoditas dengan kandungan nilai kalorinya sebesar 5.743 kcal per kilogram.

Baca Juga: Laba Bersih Capai Rp557 Miliar, PT Sumber Global Energy (SGER) Bentuk Emiten Baru di Singapura Demi Ekspansi Pasar Mineral di Asia Tenggara, Namanya..

Pasokan komoditas jenis ini akan menjadi asupan bahan bakar pembangkit listrik Song Hau 1 yang kapasitasnya 2 x 600 Mega Watt (MW).

Meluasnya pasar yang dirangkul PT Sumber Global Energy Tbk ini menjadi salah satu pendorong hasil penjualan sektor ini kian merekah.

Terbukti realisasi penjualan batu bara berdasarkan penghitungan sembilan bulan periode 2023, cuan yang diraih mencapai Rp9,44 triliun.

Baca Juga: Investasi Rp157,3 Miliar untuk Steam Boiler, Presiden Komisaris PT Suparma Tbk Jual 3,46 Juta Saham, Tujuannya…

Sektor batu bara masih menjadi bisnis paling cuan bagi SGER. Kendati demikian, tren signifikan juga terjadi pada sektor nikel.

Meski belum sebesar batu bara, perusahaan berhasil melipatgandakan cuan hasil penjualan nikel dari yang mulanya Rp46,83 miliar.

Pada periode pembukuan terakhir per kuartal III tahun 2023, cuannya mengganda hingga Rp73,25 miliar.

Baca Juga: Revitalisasinya Habiskan Dana Rp700 Miliar, Runway Bandara di Palangkaraya Ini Dinilai Masih Perlu Pembenahan

Namun tampak beban pokok pendapatan di sektor penjualan batu bara juga menggerus pendapatan hingga Rp8,58 triliun.

Sementara untuk beban biaya penjualan nikel sendiri juga mencapai Rp64,31 miliar.

Pengeluaran beban produksi didominasi dari sektor biaya kargo yang menggemuk hingga Rp7,9 triliun.

Baca Juga: Punya Luas 8.068 Meter, Jokowi Resmikan Graha Utama Akademi Militer di Jawa Tengah hingga Tekankan Pentingnya STEM, Apa Itu?

Adapun untuk pembiayaan tongkang tercatat hanya sebesar Rp125 miliar dan keperluan bongkar muat hanya mengeluarkan biaya Rp36,92 miliar.

Sebagai informasi tambahan, ekspansi bisnis batu bara PT Sumber Global Energy Tbk sudah meluas hingga Tiongkok, India, Bangladesh, Korea Selatan, dan Vietnam.

Pada tahun 2021, SGER sempat mencatatkan penjualan gemilang hingga lebih dari 3 juta Metric Ton (MT) batu bara.

Baca Juga: Juventus Selangkah Lagi Amankan Tanda Tangan Striker Muda Southampton Carlos Alcaraz di Akhir Bursa Transfer Kali Ini

Penting untuk diketahui, SGER memiliki anak usaha PT Sumber Mineral Global Abadi yang menjadi pemegang area konsesi batu bara di Tenggarong, Kalimantan Timur.

Adapun luas tambangnya tercatat menghampar hingga 2.966 hektare dengan tenggat kontrak karya hingga April 2039.

Selain di Kalimantan Timur, SGER juga memanfaatkan area pertambangan yang ada di Kalimantan Selatan.***

 

Rekomendasi