

inNalar.com – Keberadaan infrastruktur waduk sangat penting bagi masyarakat Kepulauan Riau, tidak terkecuali di Kota Batam.
Waduk sendiri menjadi infrastruktur vital di Kepulauan Riau sejak 1979. Terbukti dengan adanya pembangunan Bendungan di Kota Batam ini yang proses pembangunannya memakan waktu hampir setahun.
Salah satu waduk tertua di Kota Batam, Kepulauan Riau ini namanya adalah Sei Harapan.
Bendungan ini memiliki luas genangan 74,84 hektare atau jika dibulatkan menjadi 75 hektare dan jangkauan tangkapan airnya mencapai 993,02 hektare.
Selain itu diketahui pula kapasitas daya tampung airnya tercatat mencapai 3.637 juta meter kubik.
Sementara curah hujan yang terjadi di daerah sekitar infrastruktur raksasa ini ada dalam kisaran 2000 – 4000 milimeter setiap tahunnya.
Jadi, dengan adanya kapasitas bendungan yang mumpuni tersebut, diharapkan pengendalian banjir dapat tertanggulangi dengan baik.
Oleh karena itu, tidak heran jika waduk tertua di Batam yang satu ini seringkali menjadi wisata alternatif masyarakat.
Pasalnya pemandangan alami danau buatannya membuat penampakan bentangan alamnya terlihat sangat indah.
Kota di Kepulauan Riau ini merupakan daerah yang sangat mengandalkan air bendungan Sei Harapan dan lainnya untuk memasok sumber air baku masyarakatnya.
Adapun kapasitas produksi Waduk Sei Harapan diketahui dapat mencapai 210 liter per detik dan dapat memasik air hingga 3000 liter per detik.
Diketahui infrastruktur pengendali banjir dan pemasok air bersih ini juga sangat berperan dalam menjaga kestabilan ekosistem aliran sungai Sei Harapan.
Konstruksi waduk paling sepuh di Kota Batam ini dibangun dengan tipe urugan dan mulai proses pembangunannya pada 1978.
Kita juga bisa melihat kemegahan dan eksotisme hamparan air di bendungan ini dengan melihat bentang panjangnya yang berada di sepanjang sungai sekitar 250 meter.
Bangunannya semakin terlihat gagah karena elevasi puncaknya lebih dari 24 meter di atas permukaan laut dan lebarnya 7,4 meter.
Komponen penting dari struktur bangunan Waduk Sei Harapan ini ada dua, yaitu pompa dan bagian ogee yang tidak dilengkapi dengan pintu penutupnya.
Lalu, daerah mana saja yang mendapatkan manfaat infrastruktur pemasok air ini di Kota Batam?
Melansir dari laman resmi BP Batam, cakupan pasokannya meliputi kawasan Sekupang, Marina, dan sebagian wilayah Tiban.
Sebagaimana namanya, waduk ini berada di lintasan Sungai Sei Harapan. Bendungan ini masih beroperasi meski usianya sudah mencapai 44 tahun.***