Gelontorkan Dana 1,39 Triliun, Kalimantan Timur Miliki Jembatan Megah, Perjalanan Jadi Lebih Mudah

inNalar.com –Jembatan ini merupakan salah satu infrastruktur yang sangat penting yang digunakan untuk mendukung program pemerintah pusat untuk mendukung infrastruktur Ibu Kota Nusantara (IKN).

Bahkan jembatan penghubung antara Balikpapan dan menuju Penajam Paser Utara merupakan jembatan terpanjang di indonesia

Perpindahan Ibu Kota yang awalnya di Jakarta ke daerah Kalimantan membutuhkan untuk persiapan dan juga pembangunan infrastruktur yang memadai untuk mendukung dan penunjang IKN.

Baca Juga: Termegah se-Kalimatan Barat, Jembatan Mewah Ini Habiskan Rp 450 M dan Berusia Lebih dari 100 Tahun 

Salah satu infrastruktur sebagai penunjang dan mendoakan Ibu Kota Negara yaitu dibangunan Jembatan Pulau Balang. 

Bahkan jembatan penghubung antara Balikpapan dan juga Pulau Balang merupakan master plan untuk mewujudkan keberhasilan dari jalur Trans Kalimantan.

Pembangunan jembatan sebagai penunjang infrastruktur IKN Jembatan penghubung Balang Balikpapan memiliki 4 jalur dan dilengkapi dengan trotoar yang berada di sisi kanan dan juga sisi kiri jalan jalan.

 Baca Juga: 24 Km dari Denpasar, Desa Kecil di Bali Ini Hampir Tidak Ada Penduduk Miskinnya

Jembatan Pulau Balang ditujukan untuk membuat akses pertukaran perekonomian antar daerah di Kalimantan Timur sehingga lebih mudah untuk akses jalan menuju antar Provinsi dan juga antar Kabupaten.

Dibangunnya Jembatan ini untuk meningkatkan perekonomian di daerah Kaltim seperti produk untuk pertanian, memudahkan untuk peternakan dan pengiriman ikan yang sebagian besar diambil dari Kalimantan Timur.

Kalimantan Timur ke daerah Kalimantan Selatan membutuhkan waktu yang lama di perjalanan seperti pengiriman perikanan.

 Baca Juga: 24 Km dari Denpasar, Desa Kecil di Bali Ini Hampir Tidak Ada Penduduk Miskinnya

Terdapat dua pilihan untuk menuju balikpapan yaitu jalur darat dan juga jalur laut untuk jalur darat memakan waktu 3-4 jam saat perjalanan sedangkan perjalanan menggunakan jalur laut hanya ditempuh dalam waktu 1 jam saja.

Untuk jalur darat bisa menggunakan tol trans Balikpapan – Samarinda sedangkan untuk jalur laut bisa menggunakan kapal ferry.

Jika ingin lebih cepat lagi bisa menggunakan speedboat yang dapat ditempuh hanya waktu 15 menit saja saat perjalanan.

 Baca Juga: Telan Biaya Rp 483 M, Sungai Siak Disulap Jadi ‘Pabrik Cuan’, Ada Jembatan Termegah dan Restoran Terapung

Jembatan penghubung Pulau Balang awa kontrak permulaan yaitu dibangun pada tahun 2015 dan selesai pada tahun 2021.

Pada awal pembangunan dana APBN yang dikeluarkan mencapai Rp 1,3 triliun tetapi terdapat penambahan hingga mencapai 1,39 triliun

Jembatan yang dibangun untuk mendukung infrastruktur IKN ini juga membantu untuk meningkatkan perekonomian serta pengembangan Pelabuhan Peti Emas.***

Rekomendasi