Gelontorkan Anggaran Rp5,2 Miliar, Bendungan Jumbo di Jawa Barat Ini Bakal Gusur 5.697 KK di 8 Desa Demi Reduksi Banjir

inNalar.com – Bendungan adalah salah satu proyek yang terus dikebut pembangunannya oleh pemerintah. Tidak terkecuali Bendungan Cibeet.

Kementerian PUPR tengah merampungkan pembangunan Bendungan Cibeet yang ada di Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Bendungan ini dibangun berawal dari persoalan di sekitar wilayah bantaran Sungai Citarum yang sering kali terjadi banjir.

Baca Juga: POWERCHINA Sukses Rampungkan Pembangkit Listrik Fotovoltaik Terapung Cirata di Jawa Barat, Hasilkan 300.000 MegaWatt Jam Per Tahun

Dengan pembangunan bendungan tersebut diharapkan dapat mereduksi banjir hingga 66 persen.

Melansir dari Antara, proyek jumbo ini nantinya akan membebaskan lahan seluar 1.700,26 hektare yang ada di dua kecamatan sekaligus.

Tidak lain yakni Kecamatan Tanjungsari dan Kecamatan Cariu. Tidak heran jika proyek besar ini bakal menggusur sebanyak 5.697 KK di berbagai desa sekitarnya.

Baca Juga: Peroleh Dana IPO Rp179 Miliar, Citra Nusantara Gemilang Getol Bangun Ingin Stasiun LNG Baru di 2024, Lokasinya Ada di…

Mulai dari Desa Antajaya dan Desa Tanjungrasa di Kecamatan Tanjungsari hingga Desa Cariu, Desa Bantarkuning, Desa Karyamekar, Desa Cikutamahi, Desa Cibatutiga, dan Desa Mekarwangi di Kecamatan Cariu.

Bendungan yang telah dibangun nantinya diharapkan dapat memberi manfaat untuk saluran irigasi.

Pembangunannya juga tercatat sebagai salah satu Program Strategis Nasional atau PSN di tanah air.

Baca Juga: Gandeng Pertamina, AMMAN Kembangkan PLTGU di Sumbawa Barat NTB Berkapasitas 450 MW Guna Dukung Keberlanjutan Smelter Tembaga

Masyarakat setempat sendiri telah mendapatkan sosialisasi dengan baik terkait pembangunan proyek tersebut.

Adapun satu-satunya cara dalam hal ini adalah dengan melakukan relokasi.

Tepatnya dengan memindahkan para warga kemudian menempatkan mereka ke lokasi yang jauh lebih aman.

Baca Juga: Emiten CGAS Genjot Pertumbuhan Pendapatan Meningkat 30 Persen di Sepanjang 2024 Pasca Raih Dana IPO Rp179 Miliar

Sedangkan untuk anggaran pembangunan yang dihabiskan diperkirakan mencapai angka Rp5,2 triliun.

Apabila pembangunan proyek ini telah selesai, maka diharapkan bencana banjir yang ada di bantaran hilir Sungai Citarum dapat direduksi dengan baik.

Aliran airnya juga akan dimanfaatkan untuk mengirigasi area lahan eksisting yakni seluas 1.037 hektar.

Baca Juga: Penjualan Tembaga Merosot 36 Persen, AMMAN Kebut Proyek Smelter Senilai 3 Miliar USD di Sumbawa Barat NTB hingga Progres Lampaui Target

Bendungan ini juga dapat dipakai untuk menyuplai air baku dengan kapasitas hingga 3,77 meter kubik per detik.

Selain itu, berpotensi pula sebagai Pembangkit Listrik Tenaga Air atau PLTA sebesar 0,25 MegaWatt (MW).

Adapun perkiraan rampung pembangunannya antara 2027 sampai dengan 2028.

Baca Juga: Viral Seorang Ibu Harus Bayar Rp11 Juta ke PLN Gegara Ingin Pindahkan Tiang Listrik di Tanah Depan Rumahnya

Sementara untuk pembangunannya dilakukan lewat tiga tahap memakai kontraktor yang berbeda-beda.***

 

Rekomendasi