

inNalar.com – Seorang siswa pelajar di Pinrang, Sulawesi Selatan menampar pacar hingga korban lapor ke polisi.
Viral di media sosial seorang pria yang masih siswa pelajar SMAN 9 Pinrang, telah menampar pacarnya lantaran dirinya dicuekin.
Karena ringan tangan yang siswa tersebut, korban pun tak terima atas kelakuannya dan siswi tersebut melaporkan ke pihak polisi.
Baca Juga: Kumpulan Twibbon Hari Raya Waisak 2022 dengan Pilihan Corak Terbaik yang Jadi Buruan Banyak Orang
Aksi seorang siswa menampar pacarnya itu pun terjadi pada Jumat, 13 Mei 2022, sekitar pukul 11.00 WITA, dan aksinya tersebut terekam dalam sebuah video pendek.
Dalam video yang beredar tampak seorang laki-laki dan perempuan berjilbab mengenakan seragam pramuka awalnya saling duduk berhadapan didalam kelas.
Tetapi tak lama berselang waktu, perempuan yang seorang siswi dalam video tersebut hendak berdiri keluar kelas.
Namun, laki-laki tersebut menghalanginya dan spontan menampar pipi perempuan yang diduga adalah pacarnya.
Kemudian, setelah menampar perempuan tersebut ia lalu pergi meninggalkan pacarnya itu.
Dan perempuan tersebut tidak terima atas perbuatan yang dialaminya sehingga melaporkan pacarnya ke polisi.
Laporan yang dilayangkan oleh perempuan tersebut pun kini ditangani oleh Polres Pinrang.
Hingga saat ini, laporan tersebut masih didalami oleh polisi untuk dicari penyebab kebenaran atas video beredar yang memperlihatkan laki-laki tersebut telah menampar perempuan yang diduga adalah pacarnya itu.
Karena perbuatannya yang sangat kelewat batas, dan diduga pria tersebut dicuekin oleh pacarnya, hal tersebut mengundang warganet ikut berkomentar.
Baca Juga: Bawa 18 Tuntutan, Massa Buruh Beraksi di DPR RI dan Gelora Bung Karno
“Baru jadi pacar udah berani main tampar, gimana udah jadi suami, mending tinggalin deh,” komen akun @putri_borneo748.
“Gak akan ada kata DAMAI, potong itu tangan yang buat menampar anak orang,” tulis akun @dwie_wsriie.
“Gila enteng banget tuh tangan memukul anak orang, putusin aja ngak usah lanjut,” sahut akun @yuli.ana.376.***