Gaya Nyentrik Promosi Festival di Aceh: Gandeng Komunitas Vespa hingga Libatkan Peran Krusial Para Pejabat

inNalar.com – Aceh memakai cara promosi yang jarang dipake oleh kota-kota lain dalam menggelar festival.

Beberapa komunitas vespa diundang guna promosi festival dan wisata yang ada di Aceh, harapannya tentu menarik perhatian publik.

Dilansir dari beberapa sumber, Pejabat Gubernur Aceh yakni Achmad Marzuki juga ikut konvoi bersama komunitas vespa tersebut.

Baca Juga: Tinggalkan Kisah Mulia, Masjid Terbesar se-Provinsi Jambi Ini Berdiri di Atas Lahan ‘Kemenangan’, Kok Bisa?

Konvoi tersebut ditujukan untuk menyemarakkan festival vespa di Aceh yang dihelat mulai 28-30 Juli 2023 ini.

Pada acara tersebut, PJ Gubernur Aceh ditemani oleh kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh.

Festival vespa Aceh 2023 digelar oleh pemerintah Aceh melalui kolaborasi dengan Dinas Kebeudayaan dan Pariwisata.

Baca Juga: Pecah Rekor! Fakultas Hukum di Sumatera Utara Ini Dinobatkan Sebagai Fakultas Terbaik, Apakah Kampusmu?

Dengan rute konvoi dari Taman Ratu Safiatuddin, Banda Aceh menuju Pantai Ujong Batee, Aceh besar hingga finish di Benteng Indrapatra Aceh Besar.

Aceh menggunakan cara konvoi vespa dilatar belakangi oleh peserta yang didatangi oleh berbagai daerah di Indonesia.

Sehingga peserta yang datang dari luar daerah bisa mengenal Aceh lebih dalam lagi hingga bisa membentuk pembangkitan ekonomi di Aceh tersebut.

Baca Juga: Sempat Ambruk, Kini Pembangunan Jembatan di Kalimantan Barat Ini akan Dibangun Lebih dari 1 Jalur, Benarkah?

Peserta yang mengikutinya pun banyak berasal dari kalangan anak muda.

Dilansir dari beberapa sumber, festival konvoi vespa Aceh ini memberikan semangat untuk membuktikan kepada masyarakat luar bahwa Aceh mempunyai destinasi wisata yang bagus dan tidak kalah saing dengan tempat wisata yang ada di kota-kota lainnya.

Apalagi untuk menjaga eksistensi di tengah perkembangan zaman yang modern ini.

Wisatawan tidak lagi begitu tertarik pada wisata gedung-gedung tinggi layaknya ibu kota di luar negri.

Tetapi, sekarang mereka lebih ingin berwisata ke tempat-tempat yang unik dan alami seperti alam.

Tidak hanya berwisata dengan keluarga, bahkan banyak juga mereka yang berwisata dengan komunitasnya masing-masing Demikian, Aceh bisa menjadi wishlist utama untuk tempat berwisata.***

Rekomendasi