

inNalar.com – Bagi masyarakat yang sering mondar-mandir Provinsi Bengkulu – Lampung agaknya familiar dengan jembatan yang banyak mengundang rasa penasaran ini.
Meski lokasi jembatan tersebut terpencil, tepatnya berada di perbatasan jalur antar Provinsi Bengkulu dan Lampung.
Namun jembatan tersebut banyak menarik perhatian para pelintas dari dan menuju Bengkulu – Lampung, hingga tidak jarang menjadi spot selfie sejenak sebelum melanjutkan perjalanan panjang.
Ternyata, jembatan penghubung Provinsi Bengkulu – Lampung tersebut juga dilengkapi dengan jalanan berpanorama indah yang tidak banyak ditemui di jalur lainnya.
Jembatan indah yang berada di antara Provinsi Bengkulu – Lampung ini kemudian dinamakan dengan nama Jembatan Manula.
Asal Usul Pembangunan Jembatan Manula
Pada dasarnya, pembangunan Jembatan ini direalisasikan oleh Kementerian PUPR dengan tujuan untuk menggantikan jalur tanjakan Manula lama.
Alasannya adalah jalur Manula lama tersebut dikenal miliki tanjakan ekstrem hingga tidak sedikit memakan korban.
Baca Juga: Ini Dia 11 Inspirasi Kuliner Khas Surabaya dengan Cita Rasa Istimewa yang Wajib Kamu Coba
Oleh karena itu, sebagian besar warga Bengkulu dan Lampung yang sering melintasi jalur tersebut menyebutnya dengan ‘Tanjakan Keramat’.
Jembatan Manula tersebut hadir untuk membuka akses ruas jalan nasional Bengkulu – Lampung yang baru.
Penamaan Jembatan Manula
Dilansir dari laman Sekretariat Kabinet Rerpublik Indonesia, sebab dinamakan sebagai Jembatan Manula adalah bentuk penghormatan terhadap seorang tokoh yang makamnya tidak jauh dari Jembatan Manula.
Baca Juga: Intip Keunikan Pasar Terapung di Banjarmasin Kalimantan Selatan, Bagaimana Cara Transaksinya?
Daya Tarik Jembatan Manula
Dilansir dari laman resmi Kementerian PUPR, pembangunan jembatan ini menelan biaya Rp168 miliar, tetapi agaknya dana yang besar ini tidak lah sia-sia.
Pasalnya, jembatan tersebut menarik perhatian para pelintasnya, karena terdapat sepaket panorama unik yang membuat suasana perjalanan menjadi lebih terasa menakjubkan.
Jembatan sepanjang 215 meter ini memiliki lebar 10,5 meter dengan komponen konstruksi jembatan bagian atas terbuat dari beton dan terdapat tiang pancang baja sebagai fondasinya.
Terdapat papan nama raksasa bertuliskan Jembatan Manula yang sering jadi latar selfie para pelintas.
Selain itu, panorama hutan lebat dengan aliran sungai yang lebar di bawah jembatan semakin membuat pemandangan indah sekitarnya menjadi daya tarik utama infrastruktur megah ini.
Daya tarik utama Jembatan penghubung Bengkulu – Lampung ini tidak hanya terletak pada kemegahan jembatannya saja.
Terdapat panorama eksotis di ruas jalan setelah Jembatan Manula yang tersembunyi di antara dua tebing bukit tinggi.
Apalagi, tak jauh dari jembatan dan jalan indah tersebut bakal disambut dengan pemandangan Pantai Manula Kaur.
Jadi, tidak heran apabila jalur jalan nasional yang satu ini sangat digemari para pelintas jalur Provinsi Bengkulu-Lampung.
Adapun Jembatan manula berada Jalan Lintas Barat Sumatera, di Desa Tebing Rambutan, Kecamatan Nasal, Kabupaten Kaur, Provinsi Bengkulu yang berbatasan langsung dengan Provinsi Lampung.***