Ganjar Pranowo Minta Pemprov Jateng Bangun Kolam Retensi dan Polder untuk Atasi Banjir di Daerah Juwana


inNalar.com-
Pemprov Jateng mengambil tindakan untuk mengantisipasi banjir tahun ini yakni dengan membangun kolam retensi dan polder.

Hal itu diketahui dari sebuah foto yang diunggah oleh Ganjar Pranowo di akun Instagram pribadinya pada Rabu, 11 Januari 2023.

Dilansir inNalar.com dari berbagai sumber (11/01/2023), Ganjar Pranowo menyebutkan bahwa Pemprov Jateng bakal membangun kolam retensi dan polder guna menghindari banjir tahun ini di wilayah pemerintahannya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini, Kamis 12 Januari 2023 BMKG: Hujan Ringan hingga Sedang

“Tahun ini untuk menghindari banjir di Kab. Pati khususnya di daerah Juwana akan kita bangun kolam retensi dan polder,’’ tulis Ganjar Pranowo di akun Instagramnya.

Lelaki dengan panggilan akrab pak Ganjar itu menilai bahwa infrastruktur itu sangat penting mengingat daerah tersebut berada di cekungan.

Ketua Umum KAGAMA periode 2019-2024 itu berharap pembangunan kolam retensi dan polder itu akan menghindarkan daerah tersebut dari banjir.

Baca Juga: Jadwal Malaysia Open 2023 Beserta Live Streaming iNews TV Kamis 12 Januari: 14 Wakil Indonesia Kembali Tanding

Pria kelahiran 28 Oktober 1968 itu juga memastikan bahwa kebutuhan logistik dan kesehatan bagi warga yang menjadi korban banjir aman agar mereka tidak kesulitan. Lantas, seperti apakah kolam retensi dan polder itu? Berikut ini penjelasannya. 

Kolam Retensi dan Sistem Polder

Bersumber dari Peraturan Menteri Pekerjaaan Umum Republik Indonesia Nomor 12/ PRT/M/2014 Tentang Penyelenggaraan Sistem Drainase Perkotaan.

Sistem polder merupakan suatu cara penanganan banjir dengan kelengkapan bangunan sarana fisik meliputi saluran drainase, kolam retensi, dan pompa air yang dikendalikan sebagai satu kesatuan pengelolaan.

Baca Juga: Hasil dan Jadwal Malaysia Open 2023 Kamis 12 Januari: 14 Wakil Indonesia Siap Hadapi Babak 16 Besar Hari Ini

Selanjutnya dengan sistem polder, maka lokasi rawan banjir akan dibatasi dengan jelas, sehingga elevasi muka air, debit dan volume air yang harus dikeluarkan dari sistem dapat dikendalikan.

Sistem polder juga dikenal sebagai suatu sistem drainase yang terkendali. Umumnya sistem ini dipakai untuk daerah-daerah rendah dan daerah yang berupa cekungan, ketika air tidak dapat mengalir secara gravitasi.

Supaya daerah ini tidak tergenang, maka dibuat saluran yang mengelilingi cekungan. Air yang masuk dalam daerah cekungan itu sendiri ditampung di dalam suatu waduk, dan selanjutnya dipompa ke kolam tampungan.

Baca Juga: Petani Purworejo Terima Bantuan Pompa Air Tenaga Surya, Ganjar Pranowo: Kita Dorong Kemandirian Energi

Adapun kelebihan sistem polder adalah mampu mengendalikan banjir dan genangan akibat aliran dari hulu, hujan setempat naiknya muka air laut (ROB).

Selain itu sistem polder juga dapat digunakan sebagai obyek wisata atau rekreasi, lahan pertanian, perikanan, dan lingkungan industri serta perkantoran.***

 

 

Rekomendasi