Gangguan Tidur Bagi Penderita Diabetes Melitus Sebabkan Kadar Gula Darah Tinggi


inNalar.com – 
Tidur yang berkualitas sangat bermanfaat untuk menjaga kesehatan dan kebugaran pada tubuh, jika tidur terganggu sehingga kualitas tidur menjadi kurang baik akan menyebabkan tubuh terasa malas.

Tidak hanya itu tubuh akan terasa letih, lesu dan capek karena kurangnya istirahat pada malam hari. 

Jika gangguan tidur berlangsung dalam jangka waktu yang lama bisa mengakibatkan timbulnya berbagai penyakit di dalam tubuh seperti diabetes melitus sehingga kadar gula darah akan meningkat.

Baca Juga: Denny Caknan Resmi Nikahi Bella Bonita, Warganet Soroti Posisi Kembar Mayang Hingga Tuding Hamil Duluan

Pada penderita diabetes melitus yang kurang tidur akan menyebabkan kadar gula darah akan meningkat.

Namun disisi lain jika gula darah terlalu tinggi atau terlalu rendah akan mengakibatkan gangguan tidur.

Menurut dr.Cahyo jika gangguan tidur tidak diatasi dengan baik bagi penderita diabetes melitus tentunya tidak akan bisa menurunkan kadar gula darah yang tinggi. 

Baca Juga: Penuh Drama, Timnas Inggris Kalahkan Spanyol dan Rebut Trofi Euro U21! Kiper Man City Jadi Pahlawan

Penyebab gangguan tidur pada penderita diabetes melitus adalah nyeri kesemutan pada jari kaki yang disebabkan karena kadar gula darah yang tinggi.

Akibatnya terjadi komplikasi pada saraf yang bisa disebut dengan neuropati yang disebabkan oleh kerusakan saraf dan tingginya kadar glukosa.

Nyeri kesemutan akan dirasakan bagi penderita diabetes melitus ketika sedang tertidur, dari adanya hal tersebut sangat mengganggu tidur.

Baca Juga: KKP Gandeng BSI Untuk Mengurangi Sampah Plastik DI Bali Dalam Rangka Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia

Penderita diabetes melitus bisa merasakan stress karena perubahan dari pola hidup dan pola makan yang drastis. 

Menurut dr. Cahyo penyakit diabetes melitus dapat mendatangkan komplikasi seperti gagal ginjal, jantung koroner dan stroke.

Pengontrolan gula kadar gula darah bagi penderita diabetes melitus bisa dilakukan pengecekan terus menerus agar tidak semakin parah.

Depresi juga dapat mengganggu tidur bagi penderita diabetes melitus sehingga tidak bisa tidur dengan nyenyak.

Menurut dr. Cahyo kadar gula darah yang tinggi akan menyebabkan rasa haus sehingga penderita diabetes akan sering kencing pada saat malam hari sehingga hal tersebut menjadi penyebab gangguan tidur.

Hipoglikemia atau kadar gula darah turun akan menimbulkan keluhan seperti badan tidak memiliki energi dan terasa lemas.***

Rekomendasi