

inNalar.com – Demi mewujudkan green energy di Indonesia, beberapa kali pemerintah Indonesia mencanangkan proyek PLTA di berbagai daerah.
Salah satu daerah di Indonesia yang saat ini dicanangkan untuk pembangunan proyek PLTA adalah Kalimantan Utara.
Dilansir dari laman web resmi ksp.go.id, proyek yang dijalankan di Kalimantan Utara tersebut sudah berjalan sejak 2011 lalu dengan kerjasama Jepang.
Kabarnya, proyek yang dijalankan di Kalimantan Utara ini telah diinisiasi oleh PT Kayan Energy (KHE).
Selain itu, proyek PLTA yang digadang-gadang jadi terbesar di Asia Tenggara tersebut juga menggandeng perusahaan energi dan listrik asal Jepang, Sumitomo Corporation.
Dari penuturan Kepala Staf Kepresidenan yang dilansir dari laman web ksp.go.id oleh inNalar.co.id, menyebutkan bahwa proyek PLTA tersebut memerlukan waktu yang lama untuk penyelesaiannya.
Baca Juga: Simak! Berikut 5 Judul Lagu yang Punya Vibes Sering Dikaitkan dengan Istilah Old Money
Perlu diketahui, bahwa sebenarnya proyek PLTA di Kalimantan Utara tersebut merupakan salah satu mega proyek di Indonesia.
Diketahui, bahwasannya proyek monumental di Kalimantan Utara tersebut juga merupakan proyek strategis, karena terletak di perbatasan.
Sehingga, diharapkan proyek PLTA tersebut mampu mendongkrak perekonomian masyarakat di kawasan terluar Indonesia.
Dari laman resmi ksp.go.id, proyek PLTA yang dimaksudkan dari penjelasan di atas adalah proyek PLTA Kayan.
PLTA Kayan ini Cascade merupakan proyek yang memanfaatkan area sepanjang sungai Kayan, yang lokasinya berada di Kecamatan Poso, Bulungan, Kalimantan Utara.
Pembangunan PLTA Kayan tersebut akan terdiri dari 5 bendungan dengan 5 hingga 6 turbin pembangkit pada tia-tiap bendungannya.
Kemudian, dengan adanya pembangunan PLTA tersebut diharapkan akan menghasilkan listrik bersih dengan total 9.000 Megawatt.
Selain itu, proyek PLTA Kayan tersebut juga akan menyuplai kawasan industri hijau di Kalimantan Utara dan Ibu Kota Nusantara (IKN).
Namun, dari segi umumnya, proyek PLTA di Kalimantan Utara tersebut juga akan memasok kebutuhan listrik di seluruh Pulau Kalimantan.***