

inNalar.com – FX Rudyatmo merupakan mantan wali kota Solo dua periode pada tahun 2012 hingga tahun 2021.
Beberapa waktu lalu ketika Gibran mendeklarasikan diri sebagai Calon Wakil Presiden dari Prabowo, FX Hadi Rudyatmo ungkapkan kekecewaannya.
Sebab Gibran pada saat itu masih menjadi kader Partai PDIP dan FX Rudyatmo menjadi Ketua DPC PDIP Solo.
Baru-baru ini, FX Hadi Rudyatmo hadir di Podcast youtube Kanal Anak Bangsa.
Baca Juga: 2024 Naik Gaji, Prajurit TNI Golongan II Bintara yang Baru Menjabat Auto Disuntik Gapok Rp2,6 Juta
Pada podcast tersebut, secara terang-terangan FX Ridyatmo kuliti borok dari keluarga presiden Jokowi.
Selain itu, Ketua DPC PDIP Solo itu juga mengungkap kekecewaan yang mendalam terhadap manuver-manuver yang dilakukan oleh Jokowi dan keluarga.
Rudy mengatakan bahwa ia sangat kecewa dengan keluarga presiden Jokowi.
Ia mengatakan bahwa hingga kini tidak ada komunikasi antara dirinya dengan keluarga Presiden Jokowi.
Baca Juga: Pengen Jadi Pemeriksa Merek Ahli di Kemenkumham? Cek Syarat-syaratnya, Minimal Lulusan…
Mengenai pencalonan Gibran menjadi wakil Presiden pun dirinya belum menerima pengembalian kartu tanda anggota PDIP secara langsung.
Selain itu, Gibran juga dinilai tidak memiliki etika politik dimana seharusnya ia berkomunikasi mengenai pengunduran dirinya dari partai.
FX Rudyatmo menilai keluarga presiden Jokowi seperti kacang lupa kulit jika melihat manuver-manuver politik yang dilakukan.
Selain itu, FX Rudyatmo juga mengungkapkan mengenai masalah mobil esemka.
Mobil esemka merupakan proyek yang dulunya digembar-gemborkan oleh Jokowi pada saat menjadi Wali Kota Solo dahulu.
FX Rudyatmo mengungkapkan bahwa esemka merupakan mobil untuk pelatihan pendidikan siswa SMK.
Adapun beberapa pejabat yang memesan mobil tersebut karena pemberitaan yang tersebar bahwa mobil esemka akan diproduksi secara masal.
Namun, pada kenyataannya mobil esemka tersebut tidak diproduksi lebih lanjut dan hanya menjadi mobil pelatihan pendidikan untuk siswa SMK.
Terait luapan hati mantan Wali Kota Solo tersebut, belum ada tanggapan dari pihak keluarga Presiden Jokowi.***