

inNalar.com – Turnamen tenis French Open 2023 akan mencapai partai puncak hari ini. (11/06/2023) di sektor tunggal putra.
Petenis asal Serbia, Novak Djokovic berhasil tumbangkan peringkat 1 dunia Carlos Alcaraz.
Laga semifinal kemarin(09/06/2023) merupakan pertemuan kedua antara Novak Djokovic dengan Carlos Alcaraz dengan Head to Head 1-0 Carlos Alcaraz lebih unggul.
Duel terakhir mereka tersaji di babak semifinal turnamen Madrid 2022 dan kemenangan diraih oleh petenis nomor 1 dunia itu.
Pada partai semifinal ini yang mana merupakan match yang paling ditunggu-tunggu para penggemar telah tersaji.
Novak Djokovic meraih kemenangan atas Alcaraz dengan score 6-3, 5-7, 6-1, 6-1
Petenis nomor satu dunia, Alcaraz mengatakan bahwa tekanan yang ia hadapi ketika melawan Novak Djokovic menyebabkan kram diseluruh tubuhnya yang merusak peluang kemenangannya pada laga semifinal di French Open 2022 ini.
Ia mengaku tidak mudah bermain melawan Novak Djokovic, kram yang terjadi padanya disebabkan oleh ketegangan yang ia alami pada set pertama dan kedua serta ia memulai pertandingan dengan sangat gugup. Meskipun begitu, Alcaraz tampil luar biasa di set pertama.
Carlos Alcaraz mulai kram di awal set ke-tiga. Ia mengaku bahwa ia kram di setiap bagian tubuhnya. Tidak hanya di kaki, lengan, juga di setiap bagian kaki.
Baca Juga: Timnas Indonesia vs Argentina: Lionel Messi Dilaporkan Absen Lawan Skuad Garuda
Alcaraz menerima dua kali perawatan di lapangan, juga istirahat panjang di akhir set ketiga. Namun, bersikeras untuk berhenti bertanding dari pertandingan tidak pernah terlintas di pikirannya.
“I would have felt sorry about myself if i retired. I’m in a semifinal of a Grand Slam. If I retired from that, it could have been really tough for me,” ucap Alcaraz.
“In the fourth set i had break points in the firs game and after that, i just continued playing. I was not thinking about retirement.” tambah Alcaraz.
Dalam wawancaranya seusai pertandingan, Novak Djokovic mengaku kram yang dialami oleh Alcaraz juga pernah dirasakannya ketika ia masih muda.
“Its is part of the learning curve, it is part of the experience.” ucap Novak Djokovic.
“He’s only 20, he’s got plenty of time. He has showed so much maturity in the last couple of year.” tambah Novak Djokovic. Djokovic juga menyampaikan pujian terhadap lawannya tersebut bahwa karir Alcaraz akan sangat sukses jika petenis nomor 1 dunia itu tetap terhindar dari cedera.***(Alfina Indira)
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi