

inNalar.com – Demi mendukung Proyek Strategis Nasional BYP, flyover sepanjang 1.594 meter dibangun di Jawa Tengah.
Flyover Madukoro-Yos Sudarso, jalan layang sepanjang 1.594 yang dibangun di Jalan Arteri Yos Sudarso sejak Mei 2023.
Salah satu tujuan dibangunnya jalan layang di tengah Kota Semarang ini adalah untuk memperlancar arus lalu lintas.
Baca Juga: Raup Dana Rp180 M, Flyover Madukoro – Yos Sudarso di Semarang Ditargetkan Rampung Tahun 2024
Pembangunan flyover Madukoro-Yos Sudarso diharapkan mampu memperlancar akses dari atau ke Bandara Internasional Ahmad.
Tidak hanya itu, jalan layang sepanjang 1.594 meter ini juga diharapkan mampu menjadi pendukung kelancaran akses dari atau ke Pelabuhan Tanjung Emas.
Apabila telah rampung dibangun, flyover yang panjangnya lebih dari 1.500 meter tersebut akan mendukung akses hingga ke arah Borobudur.
Baca Juga: Pakai Dana SBSN Rp152 Miliar, Flyover di Palembang Sumsel Ini Bakal Selesai 2024 dan Bernilai Seni
Hal tersebut tentunya memudahkan para turis maupun wisatawan lokal dalam mengunjungi salah satu keajaiban dunia, Candi Borobudur.
Sehingga, pembangunan flyover Madukoro-Yos Sudarso akan berpengaruh terhadap sektor pariwisata di Jawa Tengah.
Untuk mewujudkan pembangunan jalan layang di Semarang ini, dana sebesar Rp 180 miliar telah dianggarkan.
Anggaran dana sebesar Rp 180 miliar tersebut diperuntukkan tahun 2023-2024 dan bersumber dari Bank Dunia.
Pembangunan flyover Madukoro-Yos Sudarso di Semarang, Jawa Tengah sendiri dikerjakan dalam jangka waktu 12 bulan.
Jalan layang sepanjang 1.594 meter di Jalan Arteri Yos Sudarso ini ditargetkan rampung pada April 2024.
Sejak 2 Mei 2023, diketahui bahwa pembangunan flyover Madukoro-Yos Sudarso telah mulai dilakukan.
Mulanya, dilakukan pelebaran hingga pengerasan jalan untuk sisi kanan dan kiri hingga pembangunan di bagian tengah jalan.
Hal tersebut dilakukan hingga sampai ke area jembatan flyover yang akan dibangun di Semarang, Jawa Tengah.***