Flyover Besutan Pelindo 3 di Surabaya Segera Operasi, Keluar Pelabuhan Jawa Timur Ini Tak Lagi Pusing, tapi…

. inNalar.com – Sebentar lagi, proyek flyover garapan Pelindo 3 di Surabaya, Jawa Timur akan segera beroperasi.

Jika flyover terbaru Surabaya ini mulai beroperasi, digadang konektivitas ruas tol wilayah Jawa Timur makin mantap.

Tidak hanya mantapkan ruas darat, proyek ini pun akan memberi manfaat bagi aktivitas ekonomi di wilayah laut.

Baca Juga: Rencananya Membentang Sepanjang 54,3 Kilometer, Tol Gresik Tuban Ini Bakal ‘Lindas’ 2 Kecamatan, Kapan Dibangun?

Pada dasarnya, flyover baru ini dibangun Pelindo 3 untuk melengangkan akses Pelabuhan Teluk Lamong di Surabaya, Jawa Timur.

Pasalnya sejauh ini kendaraan yang keluar dari Pelabuhan Teluk Lamong Surabaya masih melewati jalan mungil yang bikin lalu-lintas padat merayap.

Sebagai gambaran, kendaraan besar yang baru keluar dari terminal perlu menyusuri Jalan Kalianak – Osowilangun yang cukup sempit.

Baca Juga: Bakal Tabrak 40 Desa, Proyek Ruas Tol di Jawa Tengah Ini Masih Belum Ada Kepastian

Maka tidak jarang kemacetan dan keruwetan lalu-lintas sering terjadi di akses jalan tersebut.

Guna mengakhiri keruwetan di jalan keluar terminal yang kecil ini, emiten BUMN bidang kepelabuhan bangun infrastruktur pendukungnya.

Nantinya, keberadaan jalan tol layang ini, kendaraan yang keluar dari pelabuhan bakal langsung terhubung dengan akses tersebut.

Baca Juga: Gandeng Malaysia, Jalan Tol di Palembang Ini Bakal Tersambung Penuh pada Akhir 2024

Anggaran investasi proyek flyover ini telah direncanakan Pelindo 3 sejak tahun 2018, merujuk pada informasi KPPIP.

Pelindo 3 realisasikan pembangunan flyover Jawa Timur akses Pelabuhan Teluk Lamong Surabaya dengan menggandeng emiten BUMN lainnya.

Namun perusahaan negara yang dimaksud berasal dari bidang konstruksi, yaitu Wijaya Karya.

Baca Juga: Alokasi Duit LMAN Rp1,3 Triliun Bukan Ending, Lahan ‘Terbelah’ Proyek Jalan Tol Banten Ini Sampai Harus Begini

Kendati demikian, progres flyover akses Pelabuhan Teluk Lamong di Surabaya, Jawa Timur ini sempat ngadat pada tahun 2021.

Padahal lintasan jalan layang tol tersebut telah berhasil dibangun panjangnya mencapai 2,4 kilometer.

“Belum dapat beroperasi karena terkendala permasalahan konektivitas dengan ruas – ruas jalan terintegrasi,” dikutip inNalar.com dari KPPIP.

Baca Juga: Saktinya Bisnis Emiten Rokok RI, Bangun Jalan Tol Rp9,92 T di Jawa Timur Demi Guritakan Bandara Dhoho Kediri

Rupanya penyebab ngadatnya progres disebabkan adanya kendala teknis simpang susun.

Pihak Pelindo 3 perlu koordinasi lanjutan dengan pihak Kementerian PUPR guna mengintegrasikan tol layang tersebut.

Menariknya, keberadaan jalan layang baru ini tidak hanya menguntungkan pengembangan ekonomi gerbang laut saja.

Apabila flyover terbaru di Jawa Timur ini bisa beroperasi penuh, lintasannya nanti akan terhubung dengan Tol Surabaya – Gresik.

Bahkan, infrastruktur baru ini akan semakin memudahkan akses masyarakat menuju Stadium Gelora Bung Tomo.

Tidak hanya itu, lintasan tersebut juga akan mendukung akses Jalan Lingkar Luar Barat di Surabaya.

Itu berarti, distribusi logistik nasional akan semakin mulus sebab keberadaan flyover tambahan ini.

Sebagai informasi tambahan, proyek ini telah dialokasikan penganggarannya oleh emiten BUMN ini sejak tahun 2018.

Pada tahun 2019 sendiri, Pelindo 3 rela gelontor Rp6,44 triliun demi investasi infrastruktur pendukung beberapa termilan pelabuhannya.

Salah satu yang ditekuni saat itu adalah proyek jalan tol layang senilai Rp1,3 triliun ini.

Selain pembangunan flyover di Surabaya ini, pihaknya juga sibuk membenahi Pelabuhan Gilimasi di Lombok.

Ada pula proyek terminal LNG di Pelabuhan Tanjung Perak yang juga menjadi objek garapan emiten BUMN ini.

Pelabuhan Teluk Lamong ini menjadi perhatian besar dikarenakan roda geliat ekonominya cukup besar di area Jawa Timur.

Kapasitas terminal lautnya sendiri sudah mencapai 1 juta TEUs setiap tahunnya.

Arus petikemas yang berlalu-lalang di pelabuhan tersebut bisa mencapai 500.000 TEUs per tahun.

Dengan harapan, apabila flyover terbaru Surabaya ini berhasil beroperasi, maka layanan tersebut dapat semakin meningkat.

Targetnya, jalan tol layang ini akan mendorong kapasitas pelayanan setidaknya hingga 750.000 TEUs.

Teranyar, flyover akses Pelabuhan Teluk Lamong Surabaya ini akan segera bisa diakses warga Jawa Timur.

Namun pengoperasiannya masih menunggu terbitnya sertifikat Uji Laik Fungsi terlebih dahulu.***

Rekomendasi