Fikih Ramadhan 2022, Syarat Wajib Puasa Lengkap dengan Dalilnya dalam Kitab Fathul Qorib


inNalar.com
– Umat Islam akan segera memasuki bulan suci Ramadhan 2022. Perhitungan PP Muhammadiyah menyatakan bahwa awal Ramadhan jatuh pada 2 April 2022.

Kendati demikian, Kemenag dan PBNU belum mengumumkan secara resmi kapan dimulainya puasa Ramadhan tahun ini.

Biasanya, Kemenag bakal melaksanakan Sidang Isbat penentuan awal Ramadhan. Sedangkan, PBNU terlebih dahulu melakukan rukyatul hilal untuk menentukan 1 Ramadhan.

Baca Juga: 15 Link Twibbon Ramadhan 2022 yang Elegan dan Modern, Cocok Dibagikan di Status WhatsApp dan Facebook

Mengingat bulan Ramadhan yang semakin dekat, alangkah baiknya kita sebagai muslim mengetahui syarat wajib puasa.

Tujuannya, untuk memantapkan hati dan iman ketika melaksanakan ibadah puasa di bulan Ramadhan.

Berikut inNalar.com rangkum syarat wajib puasa yang wajib diketahui seorang Muslim:

1. Islam

Syarat wajib puasa yang pertama yakni, beragama Islam. Jika seseorang dalam keadaan murtad atau diluar agama Islam, maka tidak diwajibkan untuk berpuasa.

Baca Juga: Rekomendasi Menu Buka Puasa Ramadhan 2022: Cara Membuat Es Alpukat Kental Manis

2. Baligh

Seorang Muslim yang sudah baligh (dewasa) maka hukumnya wajib menunaikan puasa di bulan Ramadhan.

Untuk anak usia dini hukunya tidak wajib, namun alangkah baiknya sebagai orang tua sudah mengenalkan ibadah puasa kepada anaknya walapun belum baligh.

Hal itu bertujuan untuk melatih anak berpuasa, dan menumbuhkan ketakawaan kepada Allah SWT.

Baca Juga: Jadwal Imsak dan Buka Puasa 1-30 Ramadhan 2022 di Wilayah Kabupaten Bangkalan, Lengkap Satu Bulan Penuh

3. Berakal

Maksud dari berakal sebagai syarat wajib puasa, yaitu seseorang yang mengalami keterbelakangan mental, gila, mabuk, ayan, dan lain sebagainya tidak diwajibkan melaksanakan ibadah puasa Ramadhan.

Jika hal itu dilakukan, takutnya terjadi suatu hal yang tidak diinginkan khususnya terhadap kesehatan jasmaninya.

4. Mampu/Kuasa

Syarat wajib puasa yang keempat adalah mampu/kuasa dalam melaksanakan ibadah puasa seharian penuh.

Baca Juga: Kilas Ramadhan 2022, Proses Islamisasi di Cirebon oleh Sunan Gunung Jati, Simak Proses dan Peninggalannya

Seandainya seorang Muslim tengah mengalami sakit, dan jika berpuasa maka membuat penyakitnya lebih parah, maka ia tidak wajib puasa Ramadhan.

Berikut dalil syarat wajib puasa dalam kitab Fathul Qorib, sebagaimana dikutip inNalar.com:

(وَشَرَائِطُ وُجُوْبِ الصِّيَامِ ثَلَاثَةُ أَشْيَاءَ) وَفِيْ بَعْضِ النُّسْخِ أَرْبَعَةُ أَشْيَاءَ (اْلِإسْلَامُ وَالْبُلُوْغُ وَالْعَقْلُ وَالْقُدْرَةُ عَلَى الصَّوْمِ) وَهَذَا هُوَ السَّاقِطُ عَلَى نُسْخَةِ الثَّلَاثَةِ، فَلَا يَجِبُ الصَّوْمُ عَلَى أَضْدَادِ ذَلِكَ.ٴ

Artinya: Syarat-syarat wajibnya berpuasa itu ada 3 perkara, menurut sebagian keterangan ada 4 perkara.***

 

Rekomendasi