Fenomena Sosial Terbaru di Korea, Anak Muda disana Lebih Senang Menjadi Pengangguran Daripada Bekerja


inNalar.com – Korea digandrungi anak muda berkat musik K-Pop. Korea juga dikenal sebagai “negeri ginseng”.

Tanaman ginseng di Korea tumbuh dan berkembang dengan baik. Ginseng sendiri merupakan tanaman berkhasiat obat yang termasuk dalam keluarga Araliaceae.

Tak hanya berkembang, Korea juga bercita-cita menjadi salah satu negara penghasil ginseng terbesar di dunia.

Baca Juga: Panjangnya 50,8 M, Jembatan Cikreteg peninggalan Belanda Ini Siap Sambungkan Bogor dan Sukabumi Jawa Barat

Korea Selatan mempunyai Undang-undang konstitusional yang menetapkan bahwa “hak milik semua warga negara dijamin”.

Hal ini didasarkan pada sistem ekonomi pasar, menghormati aktivitas ekonomi bebas individu dan bisnis, dan menjamin semua keuntungan dan aset yang diperoleh individu dan bisnis.

Belakangan terdapat fenomena sosial baru di Korea yang menyatakan bahwa Generasi muda disana kini lebih memilih menganggur dibandingkan bekerja atau melanjutkan studi.

Baca Juga: Inilah 5 Tumbuhan Langka Dunia yang Wajib dilestarikan, Habitatnya Kebanyakan Ada di Indonesia Loh!

Statistik dari Korea menunjukkan bahwa jumlah pekerja berusia 20-an mengalami penurunan sebanyak 63.000 orang setiap tahunnya. Pada bulan Mei, jumlah ini hanya 3,83 juta.

Diketahui Jumlah pekerja dikabarkan mengalami penurunan sejak November 2022. Sementara itu, jumlah pengangguran juga meningkat sebanyak 67.000 orang.

Sekitar 357.000 orang memilih menganggur di usia 20-an karena ingin beristirahat daripada mencari pekerjaan atau bersiap untuk bekerja.

Baca Juga: Arahan Rancangan APBN 2024 Akhirnya Dijawab Pemerintah, Pertumbuhan Ekonomi Harus Realistis dan Kredibel!

Alasan umum terbentuknya hal ini adalah tidak adanya pekerjaan yang menawarkan gaji dan kondisi kerja yang diinginkan.

Namun tidak semua orang diam. Pasalnya, terdapat 997.000 orang yang mengaku diterima di lembaga pendidikan formal, 331.000 orang sedang mencari pekerjaan, dan 113.000 orang mengikuti kursus di lembaga pendidikan swasta untuk mencari pekerjaan.

Masalah ini terjadi ketika Korea sedang berjuang dengan situasi populasi yang menurun dan memburuk.

Termasuk jumlah penduduk berusia dua puluhan dengan jumlah yang terus menurun setiap tahunnya.

Analisis Badan Informasi Statistik Korea menunjukkan bahwa jumlah orang berusia 20-an mencapai 6,155 juta orang pada bulan lalu.

Jumlahnya turun 196 ribu orang menjadi 6,351 juta orang pada periode yang sama tahun 2022. Populasi usia 20 tahun di negeri K-Pop ini memang mengalami penurunan setiap tahunnya sejak Juli 2021.***

Rekomendasi
REKOMENDASI UNTUK ANDA [Tutup]