

InNalar.Com – Aplikasi FEC (Future E-Commerce) Indonesia telah menjadi viral di media sosial TikTok.
FEC diklaim punya potensi menghasilkan keuntungan yang menggiurkan bagi para pengguna aplikasinya.
Aplikasi FEC menawarkan pengguna untuk menghasilkan uang dengan cara mengunduh aplikasi dan mengajak orang lain untuk bergabung.
Aplikasi ini juga mewajibkan para penggunanya untuk melakukan deposit dengan nominal minimal sesuai ketentuan aplikasi.
Itu menjadi syarat wajib bagi para pengguna aplikasi FEC untuk mendapatkan keuntungan yang besar.
Akibat tergiur akan berbagai benefit dan kelebihan yang diberikan, banyak orang yang berbondong-bondong menjadi pengguna.
Baca Juga: Lama Tak Terdengar, Irwansyah Bagikan Kabar Duka Usai Terbaring di Rumah Sakit
Mereka mendepositkan uangnya dengan niat untuk berinvestasi dan mendapatkan profit (keuntungan) yang besar tanpa perlu bersusah payah.
Selain itu, aplikasi ini juga meminta pengguna untuk memberikan akses ke data pribadi mereka, yang dapat digunakan untuk tujuan yang tidak diketahui.
Namun sayangnya aplikasi ini merupakan penipuan yang telah merugikan banyak orang.
Uang yang sudah didepositkan beserta imbal hasilnya tak dapat dicairkan.
Hingga akhirnya FEC dinyatakan SCAM dan banyak sekali orang yang menjadi korbannya. Kantor FEC juga tutup membuat korban makin ketar-ketir.
Saat ini, kerugian yang diderita terakumulasi mencapai nominal Rp35 miliar.
Baca Juga: Breaking News! Gempa Dahsyat Berkekuatan 6.9 Magnitudo Menerjang Maroko, Dikabarkan 290 Orang Tewas
Beberapa akun menuliskan komentar di akun TikTok RoyShakti dan mengaku sebagai korban:
@caaa:”HUU Emak gw 10jt top up nya, ga bisa penarikan,”
@safira nur:”baru gabung 2 Minggu udh begini modal aku hilang 2juta,”
@aquarius15: “rungkad 35 juta”
@syifa kamila :”teman kantor saya ada 3 org korban nya ada yang 19jt 12jt dan 2jt,”
@Saulisa Fitri :”Pusing uang buat nikah di pke modal fec, fecnya ilang,”
@Nisha_Dhanisha :”bukan lagi rungkad….aku 11jt melayang,”
@Manyoleoproper.id :”saya menyesalinya, 8.410.000 hilang sia-sia tanpa kabar,”
Ini bisa menjadi pelajaran bagi kita semua untuk lebih berhati-hati dan tak mudah tergiur pada hal yang tak pasti.
Semua tau bahwa menjadi sukses tak bisa diraih dengan cara yang mudah dan instan.***