

inNalar.com – Per tanggal 19 Oktober 2023, Anies Baswedan dan Muhaimin mendaftarkan diri mereka sebagai capres dan cawapres untuk Pemilu 2024.
Pasangan capres dan cawapres Anies Anies Baswedan-Muhaimin dikelilingi oleh massa ketika akan mendaftarkan diri ke KPU.
Sebelum kini maju sebagai capres di Pemilu tahun 2024, Anies Baswedan pernah menjabat sebagai Pimpinan atau Gubernur DKI Jakarta.
Sedangkan Muhaimin sendiri pernah menjabat sebagai Ketua Partai Kebangkitan Bangsa hingga kini maju sebagai cawapres.
Anies Baswedan, mantan Gubernur DKI Jakarta ini tentunya memiliki bekal yang tidak sedikit untuk maju sebagai capres.
Berdasarkan laporan di laman e-lhkpn yang dilaporkan pada 16 Oktober 2022, harta yang dimilikinya mencapai Rp 11 miliar.
Meskipun demikian, ternyata Anies Baswedan sebagai calon presiden yang menggandeng Muhaimin sebagai wakilnya ini juga memiliki hutang yang besar.
Total hutangnya yang tercatat dalam laporan di laman e-lhkpn per 16 Oktober 2022 mencapai Rp 7,5 miliar.
Total harta kekayaan Anies Baswedan senilai Rp 11 miliar terhitung sudah terpotong dengan total hutang Rp 7,5 miliar.
Adapun beberapa sumber harta kekayaan yang dimiliki berasal dari tanah dan bangunan hingga harta lainnya.
Total harta kekayaan mantan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, yang berupa tanah dan bangunan sendiri mencapai Rp 14,6 miliar.
Sedangkan harta kekayaan capres Anies Baswedan yang berasal dari mobil mewah dan 2 kendaraan bermotor mencapai Rp 550 juta.
Mobil mewah yang dimiliki olehnya adalah Honda Odyssey Minibus tahun 2016 yang nilainya mencapai Rp 450 juta.
Selain tanah bangunan dan kendaraan, harta yang dimiliki oleh Anies Baswedan juga berasal dari surat berharga hingga kas dan yang setara dengan kas.
Total harta kekayaan mantan Gubernur DKI Jakarta ini apabila tidak terlilit oleh hutang akan mencapai sekitar Rp 18 miliar.
Namun, karena terpotong oleh hutang sebesar Rp 7,5 miliar, total harta Anies Baswedan hanya mencapai Rp 11 miliar.***