

inNalar.com-Indonesia merupakan negara kepulauan, maka dari itu akses kendaraan dengan jembatan sangat dibutuhkan.
Begitu juga dengan Provinsi Sulawesi Tenggara atau biasa disingkat Sultra. Bahkan salah satu jembatannya menghabiskan biaya Rp804 M.
Jembatan ini dikenal dengan jembatan Teluk Kendari. Seperti namanya, jembatan ini dibangun diatas Teluk Kendari.
Baca Juga: Jembatan Lintas Khatulistiwa Pertama di Indonesia akan Dibangun di Pontianak? tapi ….
Nantinya akses dari pelabuhan Kota Lama dengan Pulau Bungkutoko dapat lebih mudah dengan jembatan.
Dengan total panjang 1.384 meter dan dana sebesar Rp804 M, jembatan ini membutuhkan waktu 5 tahun pembangunan.
Dengan jumlah biaya toal sebesar Rp804M, jembatan ini dibangun dengan dana APBN kementerian PUPR dengan skema kontrak tahun jamak (MYC) 2015-2020.
Baca Juga: Aneh dan Menarik, Kampung di Lamongan Ini Berjualan Pecel Lele tapi akan Dikutuk Jika Makan Lele
Pada proses pembangunan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) XXI Kendari berperan sebagai penanggung jawab.
Sedangkan konsorsium PT PP (Persero) Tbk dan PT Nindya Karya (Persero) berperan sebagai pelaksana pengerjaan pembangunan.
Jembatan Teluk Kendari kemudian diremsikan pada Kami (22/10/2020) oleh Presiden Jokowi Widodo serta didampingi pejabat lainnya.
Baca Juga: Ditemukan Bunker Puluhan Tahun di Bawah Bangunan Milik Warga Jawa Timur, Kedalaman Capai 15 Meter!
Lama pengerjaan dan mahalnya biaya pembangunan ini, akan sebanding dengan pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar.
Selama ini adanya Teluk Kendari menjadi penghambat dalam pergerakan perekonomian akibat biaya transportasi yang cukup mahal dan jauhnya jarak.
Masyarakat sebelumnya harus menempuh jarak 20 KM untuk mencapai sisi lain teluk atau dengan menggunakan transportasi perahu yang cukup mahal.
Saat ini masyarakat hanya perlu menempuh perjalanan selama 3 menit dengan jembatan.
Sehingga diharapkan dengan dibangunnya jembatan, kegiatan ekonomi masyarakat terbantu. Serta perkembangan wilayah akan sangat pesat.
Selain bermanfaat disegi ekonomi, jembatan ini juga menjadi salah satu ikon/landmark kebanggaan masyrakat Sulawesi Tenggara. ***(Latifatun Nisa’)
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi