

inNalar.com – Sungai merupakan aliran air berbentuk memanjang dan mengalir secara terus-menerus.
Sungai mengalir secara terus menerus dari hulu atau sumber ke hilir atau muara.
Biasanya, sungai bermula dari gunung atau dataran tinggi mengalir menuju ke lautan atau danau.
Berbicara mengenai sains, baru-baru ini terdapat penelitian yang mengungkapkan bahwa sungai mengandung penyerap dan sumber mikroplastik yang tersembunyi.
Penelitian ini merupakan analisis gabungan pertama mikroplastik dalam air, udara dan sedimen di sekitar sistem sungai besar.
Penelitian tersebut menunjukkan bahwa sebagian besar partikel mikroplastik terperangkap di sedimen dasar sungai.
Baca Juga: Planet Raksasa Baru Ditemukan Para Astronom Internasional, Diperkirakan Terbentuk dari Hasil…
Partikel mikroplastik ini juga dapat terbawa udara sepanjang sistem sungai besar.
Penelitian ini dilakukan di sepanjang Sungai Gangga yang ada di Asia Selatan.
Peneliti menemukan rata-rata sekitar 41 partikel mikroplastik per meter persegi per hari yang mengendap dari atmosfer.
Baca Juga: Maulid Nabi Muhammad SAW 2023 Sudah Dekat, Ini Tips Buya Yahya untuk Menyambutnya
Sementara itu, para ilmuwan juga mengungkapkan bahwa rata-rata 57 partikel per kilogram dalam sedimen dasar sungai.
Dari penelitian sebelumnya terungkap bahwa sungai-sungai di Asia merupakan salah satu sumber mikroplastik terbesar ke laut.
Namun, ada beberapa sungai besar lainnya di belahan dunia lain yang jumlah mikroplastiknya lebih besar dari pada Sungai Gangga.
Hal ini tentunya membahayakan ekosistem yang ada di laut mengingat mikroplastik mengandung berbagai zat aditif yang berbahaya bagi kesehatan.
Penyebab utama dari adanya mikroplastik di sungai ini bersumber dari pakaian yang dicuci secara langsung di sungai.
Hal tersebut juga dipengaruhi oleh pengendapan atmosfer dan air limbah.***
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi