

inNalar.com – Yogyakarta merupkan ibukota dari provinsi DI Yogyakarta. Sebuah provinsi yang bisa disebut unik karena memiliki otonomi daerahnya sendiri.
Hal ini bahkan telah diresmikan oleh Undang-Undang republik Indonesia sejak 1950
Yogyakarta jadi satu-satunya kota yang memiliki banyak sebutan dan ejaan, Yogya, Yogyakarta, Jogja, Jogjakarta, Djogja, Ngayogyakarta, dan Ngayogyakarta Hadiningrat.
Yogyakarta sering kali disebut dengan “Kota Pendidikan” karena banyaknya institusi pendidikan yang didirikan di kota tersebut.
Kota ini memiliki banyak sekolah dan universitas terbaik di Indonesia, salah satunya adalah Universitas Gadjah Mada.
Yogyakarta disebut juga miniaturnya Indonesia karena banyaknya perantau dari berbagai daerah, kebanyakan dari mereka merupakan pelajar yang sedang menimba ilmu di kota itu.
Sebagai satu-satunya kota kerajaan Indonesia, Yogya dianggap sebagai pusat seni dan budaya klasik seperti batik, sastra, musik, seni visual, seni perak dan pewayangan.
Dilansir dari kanal Youtube Data Fakta (24/08/2023), dalam videonya dijelaskan bahwa sensus penduduk pada 2020, populasi Yogya mencapai 373.589 jiwa dengan 83,22% warganya menganut agama Islam dan sebagian besar penduduknya merupakan etnis Jawa.
Yogyakarta memiliki banyak tempat pariwisata salah satunya Malioboro, tempat yang ikonik dari kota ini. Selain itu kita juga bisa belanja oleh-oleh dengan pilihan yang beragam seperti makanan, pakaian maupun aneka souvenir.
Yogyakarta bahkan jadi salah satu daftar pariwisata terbaik, kota ini menjadi rumah bagi bangunan bersejarah, landmark dan monumen penting.
Kedekatannya dengan Candi Borobudur, Candi Prambanan serta kehadiran budaya keraton, menjadi daya tarik tersendiri bagi para turis untuk datang ke Yogyakarta.
Akses dari satu tempat ke tempat lain juga mudah, karena di kota ini kita akan menemukan bermacam-macam transportasi, mulai dari Bus Trans Jogja hingga taksi online, dan ongkosnya pun masih terbilang cukup murah.
Jika kita datang dari luar kota, tidak perlu khawatir kesulitan mencapai pusat kota Yogya. Karena kota ini sudah memiliki terminal kendaraan yang lengkap, seperti Bandara Adi Sucipto, Terminal Bus Jombor, dan Stasiun Kereta Api Tugu.
Hal unik lain dari kota ini ini adalah, pada 1931 silam Kiai Tunggul Wulung yankni Pusaka milik Keraton Yogyakarta diklaim pernah membasmi wabah pes. Berdasarkan penuturan GBPH Yudhaningrat, pusaka tersebut hanya keluar di Arab ketika wabah muncul.
Namun pada saat Covid 19 masih eksis, Sultan HB X menolak Pusaka Tunggul Wulung untuk membasmi wabah tersebut. Alasannya karena pihaknya tak mau mengambil risiko dengan melakukan hal sensitif seperti itu.
Yogyakarta memiliki keraton bernama Ngayogyakarta Hadiningrat, letaknya berada di pusat kota. Di kawasan tersebut terdapat beberapa museum seperti museum batik, musim lukisan, museum kereta dan museum Sri Sultan HB IX.
Namun pastikan untuk patuhi aturan yang sudah tertulis maupun tidak, karena keraton merupakan simbol raja, tempat raja tinggal dan tempat di mana pusaka tinggal.
Nah itulah beberapa fakta unik dan menarik seputar kota Yogyakarta, kota istimewa yang tidak pernah membosankan untuk dikunjungi.***
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi