Erick Thohir Sebut PSSI Serius Bangun Sepakbola Indonesia, Bangun Infrastruktur Hingga Program Serius


inNalar.com
– Erick Thohir tunjukkan keseriusan PSSI dalam membangun sepakbola Indonesia.

Hal ini ia sampaikan pada Keterangan bersama Menpora di Istana Kepresidenan (5/6/2023).

Dalam kesempatan tersebut, Erick Thohir menyampaikan keseriusan PSSI untuk bangun sepakbola Indonesia.

Baca Juga: Mau Diet Gak Nyiksa Tapi Tetap Realistis? dr Zaidul Akbar Kasih Solusinya Dijamin Berat Badan Turun Drastis

Ia mengawali pembicaraan dengan menyampaikan bahwa momentum generasi emas saat ini tidak boleh disia-siakan dan harus dimanfaatkan sebaik mungkin.

“Kalo kita punya generasi emas (tapi) momentumnya lewat, itu akan lewat lagi 10 sampai 15 tahun,” terangnya kepada awak media.

Erick selaku Ketua PSSI tidak ingin membiarkan hal tersebut terjadi dan menyatakan keseriusan dalam membenahi sepakbola Indonesia.

Baca Juga: Apple Akhirnya Rilis Kacamata AR atau VR Terbaru, Vision Pro dengan Fitur yang Sangat Canggih

“Saya sampaikan bahwa PSSI sangat serius,” tekannya.

Dalam kesempatan tersebut ia pun menyampaikan rencana pembangunan PSSI kedepannya.

“Satu, kita akan menerapkan Sport Science. Yang Kedua pembangunan infrastruktur, itu salah satunya Training Camp yang ada di IKN,” Ujarnya.

Baca Juga: Kampung Kecil di Kabupaten Tegal, Jawa Tengah Ini Warganya Tidak Ada Yang Miskin, Semuanya Tajir Melintir

Ia mengatakan bahwa pembangunan mengenai infrastruktur nanti tidak terlepas dari turut andil Pemerintah Indonesia maupun FIFA.

“Pemerintah memberikan tanah dan membangun infrastruktur dasar, tetapi ada juga peran dari FIFA yang peduli dengan sepakbola Indonesia. FIFA sudah mengalokasikan dana kurang lebih 7,3 Juta US (DOllar),” terangnya.

Ia pun mengatakan bahwa PSSI akan membangun dengan serius program yang berkelanjutan.

Baca Juga: Hati-Hati dengan Pujian! Dua Sosok Seperti Ini Kata Ustadz Khalid Basalamah Bisa Dapat Murka Allah

“Yang ketiga tentu bagaimana membangun program yang berkelanjutan. Baik di U-16 maupun U-17 yang sudah ada seleksinya dan dikirim ke Doha, lalu kita siapkan mereka untuk pelapis daripada U-20 dan U-22,” jelasnya.

Erick pun memastikan bagi para pemain U-20 dan U-22 yang belum memiliki klub, mereka akan dimasukkan ke klub Bhayangkara sebagai program serius bagi keberlanjutan bagi tim nasional muda Indonesia.

“Dan yang terakhir, saya memberanikan diri kita akan memaparkan program jangka panjang. Tentu PSSI akan mencari uang sendiri juga, tetapi alhamdulillah Pak Presiden dan Pak Menpora juga ingin untuk menjadi bagian dari pembangunan sepakbola program jangka panjang ini,” akhirnya.***(Fandi Rahmanta Putra)

Rekomendasi
REKOMENDASI UNTUK ANDA [Tutup]