Empat Kali Jadi Pelatih Terbaik Liga Inggris, Ternyata Pep Guardiola Hanya Kalah Dari Sosok Ini!

inNalar.com – Pep Guardiola berhasil meraih penghargaan Manajer Terbaik Liga Inggris lagi untuk musim 2022/2023.

Ini adalah kali keempat ia mendapatkan penghargaan tersebut sejak menangani Manchester City.

Pep Guardiola mengalahkan lima kandidat lain yang masuk dalam daftar pendek, yaitu Mikel Arteta (Arsenal), Roberto De Zerbi (Leicester City), Unai Emery (Aston Villa), Eddie Howe (Bournemouth), dan Marco Silva (Everton).

Baca Juga: Jadwal Sholat Untuk Wilayah DKI Jakarta Hari ini, Kamis 1 Juni 2023 dan Tata Cara Baca Isti’adzah dalam Sholat

Penghargaan itu didapatkan Pep Guardiola setelah dilakukan voting dari publik digabungkan dengan suara dari panel ahli sepak bola.

Mantan pemain Barcelona itu sebelumnya juga mendapatkan penghargaan yang sama pada musim 2017/18, 2018/19, dan 2020/21.

Hanya Sir Alex Ferguson yang lebih sering memenangkan penghargaan ini, yaitu sebanyak 11 kali.

Baca Juga: Ustadz Khalid Basalamah Tegaskan Pentingnya Membedakan Perasaan Tidak Suka Karena Perilaku dan Fisik

Selain itu, mantan pemain Barcelona tersebut juga membawa City meraih gelar Liga Inggris ketiga berturut-turut dan kelima dalam enam tahun terakhir, serta melaju ke final Piala FA dan Liga Champions.

Guardiola masih berpeluang membawa City meraih treble jika mampu mengalahkan Manchester United di final Piala FA pada 3 Juni dan Inter Milan di final Liga Champions pada 10 Juni.

Sebenarnya, Manchester City sempat tertinggal jauh dari Arsenal, yang memimpin klasemen selama 248 hari, rekor Liga Inggris untuk tim yang tidak berhasil menjadi juara.

Baca Juga: Contoh Soal Number Sequence Persiapan TKD Rekrutmen Bersama BUMN 2023, Jangan Sampai Terjebak!

Namun, Guardiola berhasil menemukan formula terbaik dengan menggunakan formasi 3-2-4-1, yang diisi oleh pemain-pemain bintang seperti Erling Haaland, Kevin De Bruyne, dan John Stone.

Kejeniusan pelatih yang mengutamakan penguasaan bola itu memang tidak perlu diragukan lagi.

Jika ia melanjutkan karir selama dua dekade, bukan tidak mungkin rekor-rekor besar milik Ferguson akan dipecahkan di masa depan.

Baca Juga: Sejarah Peringatan Hari Pasar Modal Indonesia Yang Diperingati Pada 3 Juni 2023

Apalagi didukung dengan manajemen tim yang royal beserta pemain yang kelas bintang, jalannya menyalip catatan tim tetangga bukan hal yang mustahil.

Kita lihat saja kedepan seberapa jauh langkah Pep Guardiola bersama Manchester City.***(Dadang)

Rekomendasi