Emiten CGAS Genjot Pertumbuhan Pendapatan Meningkat 30 Persen di Sepanjang 2024 Pasca Raih Dana IPO Rp179 Miliar

inNalar.com – PT Citra Nusantara Gemilang Tbk atau emiten CGAS tercatat sebagai perusahaan yang bergerak di bidang pengembangan gas alam.

CGAS sendiri menargetkan pertumbuhan pendapatan atau revenue di tahun 2024 agar mengalami pertumbuhan sebanyak 20-30 persen.

Adapun laba perusahaan yang diperoleh diproyeksikan naik sebanyak 4-5 persen.

Baca Juga: Garap Tambang Baru di Sulawesi Utara, Jumlah Aset PT J Resources Asia Pasifik Tbk (PSAB) Meroket pada Triwulan III 2023

Hal ini dilakukan setelah perseroan resmi mencatatkan saham perdananya atau Initial Public Ofering atau IPO.

Andika Purwonugroho selaku Direktur Utama dalam konferensi pers 8 Januari 2024 mengungkapkan bahwa ia menargetkan penjualan perseroan dapat mencapai Rp1 triliun untuk 5 tahun mendatang.

Tepatnya sebanyak empat kali lipat jika dibandingkan dengan tahun lalu yakni di tahun 2023.

Baca Juga: Penjualan Tembaga Merosot 36 Persen, AMMAN Kebut Proyek Smelter Senilai 3 Miliar USD di Sumbawa Barat NTB hingga Progres Lampaui Target

Tidak hanya itu, perusahaan ini juga tengah menargetkan pendapatan bersih dapat meningkat sampai 10 kali lipat di 5 tahun mendatang dibandingkan 2022 lalu.

Melansir dari Antara, sebelumnya CGAS telah secara resmi mencatatkan saham perdana atau IPO dengan meleas sekitar 531 juta lembar saham.

Adapun nilai per lembar sahamnya sebesar Rp50 atau sebanding dengan 30 persen dari modal ditempatkan.

Baca Juga: Israel Hadapi Tudingan Afrika Selatan Mengenai Kejahatan Genosida yang Dilakukan di Mahkamah Internasional

Kemudian akan disetor penuh oleh perseroan kemudian berhasil memperoleh dana sebesar Rp179,62 miliar.

PT Citra Nusantara Gemilang menempatkan harga IPO senilai Rp338 per sahamnya.

Angka tersebut tercatat berada di batas atas harga penawaran awalnya yakni sekitar Rp284-338 per sahamnya.

Baca Juga: Viral Seorang Ibu Harus Bayar Rp11 Juta ke PLN Gegara Ingin Pindahkan Tiang Listrik di Tanah Depan Rumahnya

Hal ini dilakukan perseroan untuk mempercepat pertumbuhan sekaligus sebagai upay aterbaik dalam menguatkan stabilitas keuangan.

Sebanyak 90 persen dana hasil IPO setelah dikurangi biaya emisi nantinya akan dipakai untuk belanja modal atau capex.

Utamanya adalah untuk membangun LNG Station di Galian Field Tambun Zone 7 Regional 2.

Baca Juga: Proyek Jalan Tol Senilai Rp9,9 Triliun di Banten Ini Setengah Dananya dari Swasta, Baru Akan Dibuka 2 Tahun Lagi

Kemudian sisanya baru dimanfaatkan untuk modal kerja bagi perseroan.

Peursahaan ini juga terus berkomitmen untuk dapat menjangkau dan memberikan pelayanan ke lebih banyak konsumen dan beragam segmen.

Ke depannya PT Citra Nusantara Gemilang juga akan membangun berbagai proyek mother station baru.

Baca Juga: Investasinya USD 2,6 Miliar, Smelter Tembaga di Jawa Timur Jadi Terbesar di Dunia: Nilai Sahamnya Meroket Terus Jika Hal Ini Terjadi!

Tujuannya tidak lain adalah untuk mendekati target pasar agar penjualan dapat terus ditingkatkan.***

 

Rekomendasi