Elon Musk Mah Lewat, Ini Dua Orang Bumi yang Dikagumi Allah Menurut Ustadz Khalid Basalamah

inNalar.com – Ada suatu riwayat dalam sebuah hadist bahwa Allah paling menyukai dua tipe manusia di bumi.

Bahkan Allah tak segan memamerkan kekagumannya ini kepada malaikat-malaikatnya.

Menurut Khalid Basalamah, di dalam hadist tersebut menjelaskan bahwa ada dua ciri manusia yang paling disegani oleh Allah.

Baca Juga: Kata Ustadz Khalid Basalamah, Allah Datangkan Rezeki Melimpah Secara Cuma-Cuma: Cukup Baca Doa Pendek Ini

“Seseorang yang meninggalkan pembalikannya tempat tidurnya dan selimutnya diantara keluarga dan kampungnya menuju salatnya,” jelasnya.

Jika diambil kesimpulan, maksud dari hadist tersebut adalah seseorang yang meninggalkan tidurnya untuk menjalankan salat subuh di masjid.

Orang seperti itulah yang membuat Allah kagum dan dipamerkan kepada malaikat-malaikatnya.

Baca Juga: ‘Kiper Magang’ Manchester United Malah Makin Ngenes saat Balik ke Klub Asalnya, Newcastle United

“Karena menginginkan pahala yang terdapat di sisiku dan takut terhadap azab yang terdapat di sisiku,” tambahnya.

Menurut beberapa ulama, menjalankan salat subuh di masjid memang akan mendatangkan pahala yang luar biasa.

Karena ketika orang lain sedang nyenyak tidur, orang tersebut lebih memilih bangun dan menjalankan ibadah.

Baca Juga: Saingi Real Madrid, Barcelona Incar Bintang Baru Newcastle United Asal Brasil Bruno Guimaraes

Selain itu, ciri orang kedua yang paling dikagumi Allah yakni yang mau berperang di jalan Allah.

“Yang kedua yang dikagumi oleh Allah subhanahu wa ta’ala orang yang berperang di jalan Allah yang Maha Tinggi dan maha pemurah mereka kalah,”.

“Sedangkan dia mengetahui dosa yang diterimanya karena lari dari medan perang dan pahala yang diperoleh kalau atau pahala yang diperolehnya karena kembali ke medan pertempuran,” tuturnya.

Baca Juga: Jadwal Sholat Wilayah DKI Jakarta Hari Ini, Selasa 30 Mei 2023 dan Penjelasan 5 Sunnah dalam Gerakan Sholat

Ciri manusia tersebut juga dijelaskan dalam hadist bahwa orang yang berperang hingga menumpahkan darah, karena tak lain menginginkan pahala dan takut terkena azab.

“Lihatlah hambaku dia kembali karena menginginkan pahala yang ada di sisiku dan takut terhadap azab yang ada di sisiku hingga darahnya tertumpahkan,” pungkasnya.***(Faisal)

Rekomendasi