

inNalar.com – Pembangunan jalan tol di Sumatera Selatan memiliki peran penting untuk meningkatkan perekonomian.
Jalan tol Indralaya-Prabumulih di Sumatera Selatan telah diresmikan oleh Presiden Jokowi pada 26 Oktober 2023.
Proses peresmian jalan tol di Sumatera Selatan ini didampingi oleh Basuki Hadimuljono, Menteri PUPR.
Baca Juga: Utuh Beroperasi, Jalan Tol yang Berada di Sulut Ini Disebut Paling Rugikan Perusahaan, Penyebabnya…
Jalan tol Indralaya-Prabumulih sendiri telah beroperasi sejak tanggal 30 Agustus 2023, tanpa tarif.
Salah satu manfaat dari kehadiran Indralaya-Prabumulih adalah terpangkasnya waktu berkendara dari Palembang ke Lampung atau sebaliknya.
Dahulu waktu tempuh dari Palembang ke Lampung atau sebaliknya mencapai 10-12 jam, namun kini hanya 3,5 jam.
Pada tanggal 28 Oktober 2023, Jokowi tidak hanya meresmikan jalan tol Indralaya-Prabumulih senilai Rp13,1 triliun.
Jalan tol Indralaya-Prabumulih sendiri dibangun sepanjang 64,5 kilometer dan menjadi bagian dari JTTS.
Namun, Presiden Jokowi didampingi Menteri PUPR juga meresmikan Flyover Patih Galung yang panjangnya mencapai 382 meter.
Pembangunan Flyover Patih Galung sendiri telah dikerjakan sejak tahun 2021 dengan anggaran mencapai Rp86 miliar.
Peresmian kedua infrastruktur tersebut akan meningkatkan mobilitas barang dan jasa, sehingga dapat memacu pertumbuhan ekonomi di Sumatera Selatan.
Melansir dari laman Sekretariat Kabinet RI, Presiden Jokowi meminta agar jalan tol Indralaya-Prabumulih dihubungkan dengan sentra-sentra ekonomi yang ada di sekitarnya.
Sentra-sentra ekonomi yang dimaksud meliputi kawasan wisata, perkebunan, pertanian, dan juga industri.
Tentu saja akan membutuhkan investasi yang sangat besar untuk menghubungkan jalan tol senilai Rp13,1 triliun dengan sentra ekonomi.
Namun tersambungnya jalan tol dengan sentra ekonomi akan membawa manfaat besar bagi masyarakat Sumatera Selatan.***