Duta Besar Palestina untuk Zimbabwe Tewas dalam Serangan yang Dilancarkan Israel

inNalar.com – Duta Besar Palestina untuk Zimbabwe Dr Tamer Almassri terbunuh di Kota Yhan Younis di Jalur Gaza akibat serangan dari Israel.

Tewasnya Duta Besar Palestina untuk Zimbabwe tersebut terjadi pada 5 Desember 2023.

Pembunuhan ibu Dubes Almassri pada hari Selasa merupakan kelanjutan dari perang Israel melawan Palestina.

Penyerangan Israel tersebut diduga sengaja menyasar perempuan dan anak-anak, termasuk mereka yang mengungsi di rumah sakit.

Baca Juga: Kekayaannya Hampir Rp100 Miliar, Jokowi Digaji Segini Selama Jadi Presiden, Cuma 6 Kali Gapok Pejabat?

Sejak 7 Oktober hingga kemarin sore, Israel telah membunuh 16.248 warga Palestina di Gaza

Korban jiwa dari pertempuran tersebut lebih dari 70 persen korbannya adalah perempuan dan anak-anak.

Petugas media dan hubungan masyarakat Kedutaan Besar Palestina di Zimbabwe, Munyaradzi Munaro, membenarkan pembunuhan ibu Duta Besar Almassri.

Diketahui bahwa Khan Younis adalah sebuah kota di Jalur Gaza selatan.

Baca Juga: Buka UMKM EXPO(RT) BRILIANPRENEUR 2023, Presiden Joko Widodo Apresiasi Keberpihakan BRI Majukan UMKM

Dr Tamer Almassri berada di Khan Younis selama kurang lebih sembilan bulan sejak tahun lalu hingga Mei tahun ini.

Pejabat senior Pemerintah dan Zanu-PF serta individu swasta lainnya, telah mengirimkan pesan belasungkawa kepada Duta Besar Almassri.

Kemarin, 6 Desember 2023 tentara Israel memindahkan tanknya menuju pusat kota Khan Younis, tempat mereka melancarkan serangan sengit terhadap warga Palestina.

Hal ini terjadi setelah malam serangan tanpa henti di kota tersebut yang menewaskan beberapa orang.

Baca Juga: Provinsi DI Yogyakarta Bangun Jembatan Terpanjang di Pulau Jawa, Dirampungkan Tahun Depan dan Bakal Hubungkan Kabupaten…

Pelapor khusus PBB mengatakan “pembantaian warga sipil harus dihentikan”, karena rumah sakit di Gaza berjuang untuk mengatasi lonjakan jumlah warga Palestina yang membutuhkan perawatan mendesak dan terkadang canggih.

Seruan pelapor khusus AS tersebut menyusul serangan intensif yang dilakukan pasukan Israel di Gaza tengah dan selatan.

Hal tersebut mengakibatkan puluhan orang tewas dalam serangan udara Israel di Deir el-Balah.

Meskipun ada seruan berulang kali dari sebagian besar negara progresif untuk menghentikan perang, militer Israel kemarin mengatakan pihaknya terlibat dalam operasi darat di Khan Younis.*** 

Rekomendasi