

inNalar.com – Batam merupakan kota terbesar yang ada di Provinsi Kepulauan Riau.
Bisa dibilang, Batam adalah salah sat kota dengan letak yang sangat strategis.
Selain berada di jalur pelayaran internasional, kota ini memiliki jarak yang sangat dekat dan berbatasan langsung dengan Singapura dan Malaysia.
Di daerah ini memiliki berbagai potensi wisata yang sangat menarik untuk dikunjungi.
Tak hanya wisata alamnya saja, tetapi juga destinasi wisata sejarahnya.
Di Batam terdapat sebuah kampung yang kini menjadi salah satu destinasi wisata yang menarik.
Baca Juga: Malang Rasa Switzerland, Restoran Estetik di Jawa Timur Ini Suguhkan Vibes Pedesaan Klasik Eropa
Desa tersebut dikenal oleh masyarakat dengan nama Kampung Vietnam.
Lokasinya berada di Pulau Galang dan masih terdapat sepenggal bukti cerita sejarah masa lampau di sini.
Bersumber dari kanal Youtube Eyang Putri Channel, akan dibahas mengenai destinasi wisata sejarah Kampung Vietnam.
Ketika memasuki kampung ini, kita hanya akan disambut oleh pepohonan hijau dan bekas-bekas perumahan.
Pada tahun 1979, Pulau Galang dibanjiri oleh pengungsi asal vietnam yang jumlahnya mencapai 250 ribu jiwa.
Para pengungsi tersebut terpaksa meninggalkan negara mereka karena adanya perang Vietnam dan ketidakstabilan politik di sana.
Baca Juga: Laguna Cantik di Sudut Pantai Kebumen, Wisata Alam Jawa Tengah Ini Indahnya Bikin Mata Gak Berkedip!
Pengungsi vietnam itu datang ke pulau ini menggunakan kapal kayu yang diisi oleh 40 hingga 100 orang.
Ketika mereka datang di pulau ini, ternyata warga Vietnam juga datang ke pulau Natuna dan dikepulauan lain.
Kemudian, pemerintah Indonesia memusatkan mereka di pulau Galang.
Baca Juga: 7 Library Cafe Instagrammable di Jakarta yang Cocok Jadi Tempat Nongkrong Anak Bookworm
Kemudian, pada tahun 1979 seluruh perwakilan negara ASEAN berkumpul dan membahas nasib para pengungsi tersebut.
Pada akhirnya, timbulah kesepakatan bahwa UNHCR akan membantu.
Maka dari itu, dibangunlah berbagai fasilitas seperti tempat ibadah, dapur umum, barak, tempat tinggal, dan lainnya.
Semuanya terlaksana mulai tahun 1975 hingga tahun 1996 lalu.
Pada tahun 1996, pemerintah Indonesia memutuskan untuk memulangkan seluruh pengungsi ke negaranya karena kondisinya sudah stabil.
Pemerintah pun menutup lokasi pengungsian ini dan sekarang menjadi salah satu destinasi wisata.
Di kampung ini terdapat minatur kapal perahu yang digunakan para pegungsi untuk datang ke pulau ini.
Kemudian, di sepanjang kawasan ini terdapat bangunan-bangunan yang telah rusak dan museum.
Museum di kampung ini berisi foto-foto yang menceritakan tentang kehidupan para pengungsi Vietnam.
Di kompleks ini juga terdapat penjara dan juga rumah ibadah yang digunakan para pengungsi.
Itulah ulasan mengenai kampung Vietnam yang kini menjadi salah satu destinasi wisata di Batam.***
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi