Dulu Sempat Mangkrak, Jembatan Senilai Rp95 Miliar di Ketapang Kalimantan Barat Akhirnya Diresmikan Tahun…

inNalar.com – Pembangunan Jembatan Pawan 5 di Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat membutuhkan proses yang panjang.

Pembangunan Jembatan Pawan di Ketapang ini sudah dimulai sejak tahun 2008 akan tetapi sempat terhenti dikarenakan kekurangan biaya.

Berdasarkan informasi yang diperoleh dari website resmi pemerintah Provinsi Kalimantan Barat, pembangunan Jembatan Pawan 5 ini dilanjutkan secara bertahap setiap tahunnya hingga tahun 2018.

Baca Juga: Gunakan Konsep Pentahelix, Kalimantan Timur Bakal Miliki Pertamina Sustainable Energy Center di Kawasan IKN

Pembangunan Jembatan Pawan 5 membutuh anggaran Rp.95 miliar lebih dengan menggunakan APBD murni dari Kabupaten Ketapang. 

Panjang Jembatan Pawan 5 ini sekitar 24.957 meter dengan lebar sekitar 8 meter.

Meskipun membutuhkan waktu yang cukup lama dalam proses pembangunannya, Jembatan Pawan 5 di Ketapang ini akhirnya diresmikan pada bulan Maret tahun 2019.

Baca Juga: Disebut Mirip Amazon, Danau Keramat di Kalimantan Selatan Memiliki Aturan Sebelum Mengunjungi, Karena…

Peresmian Jembatan Pawan 5 di Ketapang dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat  pada saat itu adalah Gubernur H. Sutarmidji.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat memberikan dukungan penuh terhadap Pemerintah Tingkat II yang berkomitmen untuk memajukan dan membangun wilayahnya.

Sutarmidji juga menyampaikan, salah satu pembangunan infrastruktur adalah Jembatan Pawan 5 di Kabupaten Ketapang.

Baca Juga: Habiskan APBN Rp350 Miliar, Proyek Jalan Layang di Kalimantan Tengah Ini Sukses Hindarkan Pengendara dari…

Meskipun melalui proses yang panjang, tetapi akhirnya Jembatan Pawan 5 sudah bisa dinikmati oleh masyarakat.

Pemprov Kalimantan Barat juga mengungkapkan bahwa akan mengucurkan dana untuk pembangunan jalan dan jembatan di Kabupaten Ketapang, meskipun belum sepenuhnya.

Sebab, dana tersebut juga harus dibagikan dengan kabupaten yang lain.

Hal itu dikarenakan hampir semua infrastruktur di daerah hampir rusak.

Pemprov Kalimantan Barat menyebutkan bahwa dalam bidang infrastruktur, Kalimantan Barat menempati peringkat 33 hanya menang dari Provinsi Papua.

Sehingga Gubernur Sutarmidji berharap dengan selesai dibangun dan diresmikannya jembatan yang diberi nama jembatan Kuning Kyai Mangku Negeri bisa membuka koneksi masyarakat yang terisolasi. ***

Rekomendasi