dr Zaidul Akbar Ungkap Keistimewaan Puasa Bagi Penderita Asam Lambung dan Maag


inNalar.com 
– Penyakit Asam Lambung atau biasa disebut dengan Gastroesophageal Reflux Disease (GERD) adalah penyakit gangguan pencernaan yang mempengaruhi cincin otot antara kerongkongan dan perut.

Penyakit Asam lambung disebabkan oleh pola makan yang tidak teratur yang mengakibatkan rusaknya anatomi pada dinding lambung.

Sedangkan Penyakit Maag atau tukak lambung diakibatkan oleh peradangan yang terjadi di lambung serta akibat dari diabetes yang tidak terkontrol.

Baca Juga: dr Zaidul Akbar Ungkap Menu Khusus Bagi Ibu Menyusui Selama Puasa, Dijamin ASI Lancar dan Bikin Sehat

Baik Penyakit Asam lambung maupun Maag keduanya menjadi penyakit yang sangat mengganggu jika kita ingin melaksanakan ibadah Puasa.

Harus teraturnya pola makan menjadi aspek utamannya, ditakutkan penyakit Asam lambung dan juga Maag ini dapat kambuh ketika sedang berpuasa.

Ibadah puasa mengharuskan kita untuk menahan lapar selama kurang lebih 13 jam.

Baca Juga: Akar Alang-Alang Cegah Dehidrasi? dr Zaidul Akbar Berikan Resep Minuman Agar Tak Cepat Haus saat Puasa

Hal itu mengakibatkan para penderita penyakit Asam lambung dan juga Maag menmilih untuk tidak berpuasa.

Sungguh dirasa merugikan jika kita meninggalkan ibadah puasa, namun tuntutan kesehatan juga menjadi hal yang perlu dipertimbangkan.

dr. Zaidul Akbar dalam sebuah video ceramahnya di sebuah kanal Youtube menjelaskan persoalan ini.

Baca Juga: Ternyata Ini 3 Sumber Lemak Terbaik Selama Diet Kata dr Zaidul Akbar, Bisa Buat Menggoreng Makanan Sehat

Menurut dr. Zaidul Akbar sebenarnya Penderita Penyakit Asam Lambung maupun Maag masih bisa menjalankan puasa.

Penderita penyakit asam lambung maupun maag tetap bisa berpuasa asalkan mereka bisa mengatur pola makan pada saat sahur dan berbuka.

“Sebenarnya seperti ini, Ramadhan atau puasa itu adalah obat. lalu bagaimana agar penderita penyakit Asam lambung dan juga Maag ingin berpuasa. yang pertama adalah luruskan niat, lalu yang kedua adalah ikuti pola sahur dan berbuka yang telah diajarkan Nabi,” Ungkap dr. Zainul Akbar.

Baca Juga: Ingin Diet dengan Cara Puasa? dr Zaidul Akbar Bagikan Tips Berat Badan Cepat Turun dan Tubuh Jadi Sehat

dr. Zaidul menjelaskan bahwasanya sebuah penyakit bukanlah sebuah halangan untuk tidak melaksanakan ibadah.

Termasuk ibadah Puasa itu sendiri, karena menurut Hadist dijelaskan bahwa puasa itu adalah obat.

Obat yang dimaksud adalah sarana penyembuhan dari penyakit yang ada di dalam tubuh kita sendiri.

Baca Juga: dr Zaidul Akbar Bagikan Tips Waktu Sauna Terbaik beserta Manfaatnya, Salah Satunya Terhindar dari Influenza

16. Pola Sahur dan berbuka yang diajarkan Nabi adalah dengan memakan buah kurma ketika sahur, serta usahakan untuk minum air madu yang dicampur dengan garam walaupun hanya segelas.***

Rekomendasi
REKOMENDASI UNTUK ANDA [Tutup]