

inNalar.com – dr. Aisah Dahlan menjelaskan tentang teknik menyembuhkan luka batin dengan metode self healing.
Self healing adalah terapi untuk kesehatan mental diri manusia yang goal-nya adalah untuk menjaga dan mencapai kesehatan mental.
Dalam Islam, cara menyembuhkan luka batin disebut juga muhasabah. Fungsi dari muhasabah adalah untuk memperbaiki semua khilaf dan aib dalam diri sebelum terlambat.
dr. Aisah Dahlan juga menjelaskan bahwa self healing atau muhasabah dalam Islam bertujuan untuk memperbaiki beberapa hubungan. Di antaranya:
· Hubungan kepada Allah (Habluminallah)
· Hubungan kepada sesama manusia (habluminannas)
· Hubungan dengan diri sendiri (habluminannafsi)
“Jadi sebenarnya ada 3 ya (hubungan yang diperbaiki), ini yang kita lakukan saat sedang melakukan self healing,” kata dr. Aisah
Dilansir inNalar.com dari YouTube SUAS Videos dalam video yang berjudul “The Power Of Self Healing – dr. Aisah Dahlan, CHt.”
Beliau juga menjelaskan 5 teknik yang bisa dilakukan untuk melakukan self healing, di antaranya:
Baca Juga: Jangan Lewatkan Puasa Arafah Jelang Idul Adha 2022, Keutamaannya Bisa Hapus Dosa 2 Tahun!
1. Bersedia untuk pulih
Meskipun permasalahan yang dihadapi bukanlah hal yang terlalu berat, tapi keinginan untuk sembuh harus ada.
Harapannya, saat melakukan self healing kelelahan atau permasalahan yang kita hadapi dapat dipulihkan.
2. Siap mengesampingkan ego dan prasangka buruk pada diri sendiri
Dengan self healing, bukan berarti kita ini manusia malas manusia nggak tahu diri, bukan itu. Ini justru diajarkan dalam Islam,” ujar Ketua AIRI (Assosiasi Rehabilitasi Sosial Narkoba Indonesia) ini.
3. Harus ada keyakinan bahwa pemulihan ‘luka batin’ bisa berhasil
Langkah ketiga, kita harus yakin bahwa luka batin yang dimiliki baik itu ringan, menengah, atau berat sekalipun bisa berhasil untuk dipulihkan.
4. Tidak perlu menuntut pemulihan yang instan
Terutama bagi yang luka batinnya berat dan sudah sangat lama dipendam. Misalnya luka batin yang terjadi sejak kecil dan belum terselesaikan hingga dewasa.
5. Setiap orang memiliki durasi pemulihannya sendiri
Karena setiap orang memiliki luka batin dengan kapasitas yang berbeda-beda, sehingga waktu pemulihan yang dibutuhkan setiap orang juga berbeda-beda.***