

inNalar.com – dr Aisah Dahlan membagikan satu metode yang menarik agar kita bisa mengenali watak yang ada di dalam diri.
“Di dalam diri manusia ada dua jenis watak, dan itu genetik, turunan dari Ayah dan ada juga turunan dari Ibu, tapi dari dua watak itu biasanya ada watak yang utama dan kemudian ada watak tambahan atau kombinasi,” kata dr Aisah Dahlan.
Dalam metode yang dibagikannya, dr Aisah Dahlan mengibaratkan kita berada dalam sebuah teater, kemudian kita diminta untuk memilih dua dari empat pilihan yang ditawarkan untuk dapat mengetahui watak pada diri kita sendiri.
Baca Juga: dr Aisah Dahlan Bagikan Seni Menegur Anak Perempuan yang Sedang Pra-Menstruasi dan Haid
Adapun keempat pilihan yang dimaksud oleh dr Aisah Dahlan di antaranya sebagai berikut:
1. Penonton
2. Penulis skenario
3. Sutradara
4. Artis
Menurut dr Aisah Dahlan, ada dua pilihan yang perlu kita tentukan. Pilihan pertama dianggap sebagai watak utama, sementara pilihan kedua dianggap sebagai watak pelengkap.
Pilihan pertama biasanya merupakan watak dominan yang ada di dalam diri kita, sedangkan pilihan kedua ialah watak yang merupakan hasil kombinasi antara genetik, pengalaman hidup, dan lingkungannya.
Baca Juga: Inilah Dosa Terbesar Istri ke Suami Menurut dr Aisah Dahlan, Awas Siksanya Pedih di Neraka!
Lalu, apakah watak bisa berubah? Berdasarkan penjelasan dr Aisah Dahlan, kita tidak bisa mengubah watak yang ada di dalam diri kita, tetapi kita bisa membentuknya.
Bagaimana pun, Allah subhanahu wa ta’ala menciptakan manusia dengan watak yang memiliki berbagai kelebihan dan kekurangannya masing-masing.
Artinya, dalam konteks ini tidak ada yang paling baik dan juga paling buruk. Bahkan, dengan keunikannya masing-masing bukankah hal ini bisa menjadi harmoni kehidupan kita sebagai manusia?
Baca Juga: Cuma Gegara Hal Sepele Ini, dr Aisah Dahlan Sebut Rumah Tangga Selalu Berujung Perceraian, Apa Itu?
Setelah kita menentukan dua dari empat pilihan yang ditawarkan oleh dr Aisah Dahlan, selanjutnya mari kita dalami bersama watak yang ada di dalam diri kita melalui penjelasan berikut.
Pertama, penonton.
Menurut dr Aisah Dahlan, apabila kita memilih watak ini, kemungkinan besar, program otak kita memiliki hasrat damai.
Kelebihan pemilik watak penonton ini, berdasarkan penjelasan dr Aisah Dahlan, biasanya orang tersebut memiliki sikap tenang, cenderung sering mengalah dalam berbagai situasi, dan menghindari konflik.
Kekurangan pemilik watak ini adalah suka menunda pekerjaannya dan ketika dia merasa sangat lelah, maka biasanya ia cenderung kekurangan motivasi.
Ciri khas pemilik watak penonton ini biasanya ia adalah seorang pengamat.
Pasalnya, pemilik watak ini cenderung lebih senang mengamati sesuatu, sehingga biasanya ia akan senang memperhatikan kehidupan yang diamatinya dan bisa mengambil hikmahnya.
Adapun sebutan watak penonton ini menurut terminologi psikologi kepribadian disebut dengan plegmatis.
Kedua, penulis skenario.
Menurut dr Aisah Dahlan, apabila kita memilih watak ini, kemungkinan besar, program otak kita memiliki hasrat ingin sempurna.
Kelebihan pemilik watak penulis skenario ini, biasanya dia adalah seorang yang mampu memikirkan segala sesuatu secara detail dan mendalam, serta ketika mengerjakan segalanya, ia selalu berhati-hati.
Namun, kekurangannya adalah pemilik watak ini akan cenderung cepat merasa lelah dan sering merasa takut melakukan kesalahan.
dr Aisah Dahlan pun menyarankan pada pemilik watak ini untuk mencukupi kebutuhan istirahatnya agar kesehatan fisik dan mentalnya tetap terjaga.
Ciri khas pemilik watak penulis skenario ini biasanya adalah seorang pemikir.
Pasalnya, pemilik watak ini biasanya cenderung jarang marah dan saat mengerjakan sesuatu, ia akan berusaha melakukannya dengan benar, detail, teratur, dan mendalam.
Adapun sebutan watak penulis skenario menurut terminologi psikologi kepribadian disebut dengan melankolis.
Ketiga, sutradara.
Menurut dr Aisah Dahlan, apabila kita memilih watak ini, kemungkinan besar, program otak kita memiliki hasrat ingin mengatur.
Kelebihan pemilik watak sutradara ini, biasanya dia adalah seorang yang ingin mengerjakan segalanya dengan cepat, tegas, dan mampu membuat keputusan dalam keadaan darurat, serta senang memperbaiki sesuatu yang dianggap tidak sesuai dengan prinsipnya.
Baca Juga: Jadwal Sholat Wilayah Bandung Hari Ini, Selasa 9 Mei 2023 Disertai Amalan Rutin Pembawa Berkah
Namun, kekurangannya adalah biasanya dia cepat kesal ketika menghadapi orang yang lambat dan apabila watak ini tidak dikendalikan, maka lama kelamaan ia akan cenderung memiliki sikap bossy.
Ciri khasnya pemilik watak sutradara ini biasanya dia adalah seorang pemimpin.
Adapun sebutan watak sutradara menurut terminologi psikologi kepribadian disebut dengan koleris.
Keempat, artis.
Menurut dr Aisah Dahlan, apabila kita memilih watak ini, kemungkinan besar, program otak kita memiliki hasrat gembira.
Kelebihan pemilik watak artis ini, biasanya dia adalah seorang yang selalu bergembira dalam segala kondisi dan mampu mengambil keputusan dengan cepat, serta cenderung spontan dalam melakukan segala sesuatunya.
Namun, kelemahan pemilik watak ini, sebagaimana yang diungkapkan oleh dr Aisah Dahlan biasanya dia rentan lupa dalam menjalankan aktivitasnya.
Baca Juga: Pahami Watak dan Hasrat Pasangan agar Rumah Tangga Nyaman, Begini Kata dr Aisah Dahlan
Ciri khas pemilik watak artis ini biasanya adalah seorang yang mudah dan cepat dikenal orang lain, karena ia mampu menampilkan aura kegembiraannya dalam segala situasi.
Adapun sebutan watak artis menurut terminologi psikologi kepribadian disebut dengan sanguinis. ***