

inNalar.com – Dorce Gamalama, yang kita kenal sebagai Bunda Dorce buka suara terkait wasiatnya yang menuai kontroversi di media sosial.
Sebelumnya, Dorce Gamalama membeberkan firasat jika waktunya di dunia ini sudah tidak lama lagi.
Bahkan Bunda Dorce mengaku sudah menyiapkan kain kafan untuk dirinya sendiri jika nanti meninggal dunia.
Baca Juga: Pengusaha Wajib Tahu ! Seberapa Penting Loyalitas bagi Perusahaan
Selain itu, Dorce juga berwasiat kepada keluarganya ingin dimakamkan sebagai perempuan pada umumnya.
Wasiat Bunda Dorce ini membuat sejumlah ulama Indonesia angkat bicara terkait wasiatnya itu.
Mereka menilai, wasiat Bunda Dorce untuk dikebumikan sebagai perempuan pada umumnya itu melanggar syariat Islam.
Bunda Dorce menanggapi itu dan meminta kepada para ulama untuk tidak membesar-besarkan persoalan wasiat ini.
Pasalnya, Dorce telah menyerahkan segala keputusan terkait pemakamannya nanti kepada keluarganya.
“Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh kepada kyai dan ustaz-ustaz yang telah menerangkan keadaan mati saya, siapa yang akan memandikan saya, siapa yang akan menguburkan saya, biarkanlah keluarga saya nanti yang mengurusnya kalau saya meninggal dunia,” ujar Dorce Gamalama, dikutip inNalar.com dari Pikiran-Rakyat.com pada 2 Februari 2022.
Baca Juga: Novel Pulang-Pergi Tere Liye, Mengintip Perjalanan Panjang si Bujang untuk Pulang dan Pergi
Lebih lanjut, ia juga tak melarang, siapapun boleh memandikan jenazahnya kelak. Baik itu laki-laki maupun perempuan
“Yang mengurus nanti laki-laki boleh, perempuan pun juga boleh, jadi siapa saja boleh memandikan jenazah saya,” terangnya.
Bunda Dorce sangat menyayangkan komentar para ulama Indonesia yang dinilainya kurang sopan saat menanggapi wasiatnya itu.
“Harusnya ada seorang kyai atau ulama memberikan kesungguhan dan imbauan kepada siapapun itu, karena saya juga manusia yang punya tanggung jawab untuk hidup dan matinya nanti,” kata Dorce.*** (Artikel ini pernah tayang sebelumnya di Pikiran-Rakyat.com berjudul “Wasiat Ingin Dimakamkan sebagai Perempuan Ditolak Kiai, Dorce Gamalama Murka: Biar Keluarga Saya yang Urus“).
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi